WAKTU SERVER : Rabu, 29 Maret 2017 02:39
2 Share
1 1 0

Genjot kredit sindikasi, bank lokal menggeliat menuju pengujung tahun

Bisnis
5 bulan yang lalu - 30-10-2016

Genjot kredit sindikasi, bank lokal menggeliat menuju pengujung tahun
Seiring stimulus keuangan yang terus digemakan pemerintah, bank lokal mulai meningkatkan peran dalam kredit sindikasi untuk pembangunan beberapa proyek di Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari data laporan keuangan kuartal ketiga menuju pengujung 2016. / Effendy Wongso

JAKARTA - Seiring stimulus keuangan yang terus digemakan pemerintah, bank lokal mulai meningkatkan peran dalam kredit sindikasi untuk pembangunan beberapa proyek di Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari data laporan keuangan kuartal ketiga menuju pengujung 2016.

Dari data tersebut, terungkap rata-rata kenaikan kredit sindikasi delapan bank besar hingga September 2016 sebesar 29,62 persen secara tahunan (year on year) atau lebih tinggi ketimbang kenaikan tahun sebelumnya yang bertengger di angka 25,01 persen year on year.

Bank BUKU IV masih mendominasi penyaluran kredit sindikasi hingga kuartal ketiga 2016, yaitu sebesar Rp 136,46 triliun. Dari sisi realisasi penyaluran kredit sindikasi, BNI mencetak peringkat pertama dengan total sindikasi Rp 41,51 triliun.

Ini disusul BRI pada peringkat kedua dengan realisasi Rp 38,77 triliun. Tempat ketiga diraih Mandiri dengan total sindikasi Rp 37,4 triliun, dan mengekor BCA diperingkat keempat dengan total sindikasi Rp 18,76 triliun.

PT Bank Negara Indonesia melansir realisasi sindikasi hingga kuartal ketiga 2016 dikontribusikan dari beberapa proyek, antara lain transportasi, kelistrikan, minyak dan gas, serta industri manufaktur.

Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI Dedi Priambodo mengatakan, pada kuartal ketiga ada lima proyek yang menyumbang sindikasi bank berkode emiten BBNI ini. Pertama, proyek Pertamina dalam pembiayaan term loan dengan porsi BNI sebesar Rp 2,27 triliun dari total sebesar Rp 19,4 triliun.

Sementara, kedua adalah proyek PLN untuk belanja modal dengan porsi BNI sebesar Rp 4 triliun dari total sebesar Rp 12 triliun. Adapun ketiga adalah proyek Palembang Light Rail Transit (LRT Palembang) dengan porsi BNI Rp 2 triliun dari total Rp 4,59 triliun.

Direktur Bisnis Korporasi BNI Herry Sidharta mengatakan, pada kuartal empat tahun ini pihaknya berharap BNI bisa menambah proyek sindikasi sebesar Rp 11,4 triliun. Beberapa proyek yang diambil di antaranya jalan tol, pembangkit listrik, telekomunikasi, properti, serta minyak dan gas.

“Hingga akhir tahun,  diharapkan BNI akan membukukan kredit sindikasi sebesar Rp 50,5 triliun atau naik 54 persen (year on year),” imbuh Herry di Jakarta, Jumat 28 Oktober 2016.

Editor : Effendy Wongso
Publisher : Effendy Wongso
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com
EVENT TERKINI