WAKTU SERVER : Rabu, 29 Maret 2017 02:45
0 Share
0 0 0

Parepare raih penghargaan Smart City Nusantara 2016

News
4 bulan yang lalu - 25-11-2016

Parepare raih penghargaan Smart City Nusantara 2016
Walikota Parepare, Dr HM Taufan Pawe saat menerima penghargaan Smart City dari dari perwakilan PT Telkom Indonesia Sukwan Viperis Thayeb/foto: Arsyad

PAREPARE – Kota Parepare berhasil meraih penghargaan Smart City Nusantara 2016. Penghargaan ini diberikan perusahaan telekomunikasi terbesar Indonesia, PT Telkom, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen besar Walikota Parepare membawa daerahnya menjadi salah satu kota pintar di Indonesia.

Penghargaan diterima langsung Walikota Parepare Dr HM Taufan Pawe dari perwakilan PT Telkom Indonesia Sukwan Viperis Thayeb, di sela-sela Seminar Nasional Parepare Menuju Smart City, di Barugae Kompleks Rujab Walikota, Selasa 22 November.

Menurut Sukwan yang kini menjabat General Manager PT Telkom Indonesia, Kota Parepare merupakan salah satu penerima dari 81 kabupaten dan kota se-Indonesia,  yang meraih penghargaan Smart City Nusantara 2016.

Untuk Sulawesi Selatan (Sulsel), Parepare satu-satunya yang menerima penghargaan bergengsi tersebut.  “Dan atas prestasi ini, kami dari PT Telkom memberikan 10 access point gratis untuk ruang publik, layanan pustaka digital, layanan data sosial media, analitic dan layanan Q-baca," ungkap Sukwan.

Sementara itu,  Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe mengaku bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh PT Telkom. Ia menilai apa yang diperoleh Parepare,  sejalan dengan program pemerintah pusat yang menetapkan Parepare sebagai pilot project program pita lebar Indonesia.

“Untuk Kawasan Indonesia Timur, hanya ada dua daerah yang menjadi pilot project program pita lebar, yaitu Parepare dan Kabupaten Minahasa. Ini tentu sejalan dengan penghargaan Smart City Nusantara 2016 yang diterima Kota Parepare,” ujar Taufan.

Ditambahkan, penghargaan yang diterima Parepare menjadi tantangan bagi pemerintah kota untuk berbuat lebih baik lagi dibidang Teknologi Komunikasi dan Informasi (TIK). Utamanya kata dia, bagaimana membawa kota berpenduduk 137 ribu jiwa ini menjadi kota smart (pintar).

Pada kesempatan ini juga diserahkan dokumen Rencana Induk Teknologi Komunikasi dan Informasi (RITIK ) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, melalui Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Makassar, Ruslan Harun.

Rencananya, RITIK itu akan ditetapkan dengan Peraturan Walikota Parepare sebagai payung hukum pengembangan dan penerapan TIK di SKPD lingkup Pemkot.

Dokumen ini diharapkan mencegah terjadinya duplikasi program TIK antar SKPD, yang pada akhirnya membentuk pulau-pulau data, aplikasi dan infrastruktur  yang beragam akibat kurang terkoordinasinya pengembangan TIK antara satuan kerja. (SPS)

 

Editor : -
Publisher : -
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com
EVENT TERKINI