WAKTU SERVER : Minggu, 26 Februari 2017 08:27
0 Share
0 0 0

Waspada! Bencana alam intai wilayah kota Parepare

News
2 bulan yang lalu - 13-12-2016

Waspada! Bencana alam intai wilayah kota Parepare
Angin kencang disertai hujan

PAREPARE, — Warga Kota Parepare dan sekitarnya dihimbau agar waspada terhadap bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Analisis potensi bencana itu disampaikan tim Geologi Universitas Hasanuddin (Unhas), pada kegiatan Sosialisasi Analisis Kawasan Rawan Bencana, yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare di Hotel Pare Wisata, Jalan Kalimantan.

Pakar Geologi Unhas, Prof Dr Rer Nat AM Imran, selaku pemateri dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa, sesuai dengan analisis yang dilakukan tim Geologi Unhas. Wilayah Kota Parepare rawan terjadi tanah longsor, banjir, dan angin kencang.

Menurut Imran, potensi bencana longsor dan banjir karena Wilayah Kota Parepare ada daerah aliran sungai (Das) dari Salo Karajae, yang dikelilingi daerah perbukitan.

Dia mengatakan, wilayah yang berpotensi terjadi Banjir itu berada di wilayah timur Kota Parepare, seperti wilayah yang masuk dalam area Kecamatan Bacukiki. Curah hujan yang tinggi, dengan struktur lapisan bebatuan dan tanah yang labil akan memicu terjadinya tanah longsor.

“Jika longsor terjadi di tengah hutan, longsor terjadi di tengah laut, itu bukan masalah, karena itu bukan bencana, karena tidak ada aspek sosial yang dirusak,” katanya.

Sedangkan wilayah berpotensi terjadi tanah longsor itu di wilayah perbukitan perkotaaan seperti Geddongnge dan Jalan Ahmad Yani di sekitar Rumah Jabatan Wali Kota Parepare.

“Lokasi itu sudah menipis dan kemiringan sudah berada pada titik satu. Jadi di lokasi ini bisa saja terjadi runtuhan dengan volume yang banyak,”jelasnya.

Sementara, Kepala BPBD Kota Parepare Ilham Sukardi mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan hasil analisis kawasan rawan bencana dari Tim Akademik Unhas.

Pihaknya ingin merubah pola pikir masyarakat agar tidak hanya menunggu bantuan saat terjadi bencana, tapi sebelum bencana itu terjadi masyarakat harus waspada, untuk mengurangi risiko bencana alam.

“Kami berharap agar masyarakat mengenali ciri-ciri akan terjadinya bencana, bukan hanya menunggu bantuan dari pemerintah, tapi warga tetap waspada sehingga risiko bencana bisa dikurangi ,”katanya.

Sukardi meminta, warga yang bermukim di perbukitan agar lebih waspada terjadinya tanah longsor, seperti di sekitar Kampus STAIN Parepare.

Selain itu, BPBD Parepare juga telah menetapkan dua wilayah yang sudah masuk zona merah atau rawan terjadi tanah longsor, yakni Geddongnge dan sekitar Rumah Jabatan Wali Kota Parepare.

“Artinya lokasi itu sudah rawan,jadi jangan lagi ada bangunan di atasnya atau kegiatan usaha pengikisan di lereng perbukitan itu,” katanya.

Sebelumnya, 25 Oktober 2016, sejumlah wilayah di Kota Parepare dilanda banjir dan tanah longsor seperti di Kecamatan Ujung, Soreang dan Bacukiki.

Di Jawi-jawi, satu rumah tersapu banjir dan sejumlah rumah rusak ringan, 5 warga dievakuasi menggunakan perahu karet.

Di Kelurahan Lompoe, 1 unit motor dan 1 mobil rusak, dan di Kampung Jati puluhan rumah warga terendam air dengan ketinggian setinggi dada orang dewasa.

Sedangkan di Tegal, Lapadde, satu unit motor dan mobil terbawa arus deras dan tersangkut di batuan. Di Longtangge Bacukiki, rumah warga terendam, di depan kantor pajak tanggul roboh, lima titik pohon tumbang.

Sementara itu, di Lontangnge, Kelurahan Watang Bacukiki, sedikitnya 15 rumah warga yang terkena dampak luapan air dan merusak perabotan, lahan tambak udang, jembatan jebol, dan usaha budi daya ikan Lele.

Selain itu, pohon tumbang terjadi di 6 titik yakni Taman Makam Pahlawan, Jalan Gangawa, Bukit Indah, di Lariang Nyarengnge,Jalan Melingkar,Jalan Gelora Mandiri, dan di Jalan Jenderal M Yuruf Kelurahan Lemoe. Longsor terjadi di Jalan Jenderal Sudirman.

Arsyad

Editor : Ajeng
Publisher : Ajeng
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com