WAKTU SERVER : Sabtu, 25 Maret 2017 03:00
0 Share
0 0 0

Teori telapak kaki Taufan Pawe antarkan ekonomi Parepare alami peningkatan

News
2 bulan yang lalu - 09-01-2017

Teori telapak kaki Taufan Pawe antarkan ekonomi Parepare alami peningkatan
Wali Kota Parepare Taufan Pawe bersama anggota DPD RI Bahar Ngintung/IST

PAREPARE – Tingkat perekonomian Kota Parepare dari tahun ke tahun di bawah kepemimpinan Walikota Parepare, DR. HM. Taufan Pawe, SH. MH terus mengalami peningkatan signifikan.

Sang nahkoda berhasil menyulap kota kelahiran presiden ketiga Republik Indonesia, BJ. Habibie ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan.

Di awal memimpin kota ini, Taufan memang sudah bertekad untuk menjadikan kota Parepare sebagai kota yang peradabannya maju, punya daya saing dibanding dengan daerah lain serta kota yang tingkat perekonomiannya meningkat.

Ia pun menerapkan teori sederhana yakni teori telapak kaki sebagai start awal kepemimpinannya. Dengan teori telapak kaki, Taufan pun melakukan pembenahan-pembenahan dalam bidang infrastruktur kota dengan banyak melakukan pembangunan prestisius yang menjadi ikon kota yang diharapkan mampu menjadi magnet untuk menarik masyarakat baik dari Kota Parepare maupun dari daerah sekitaran kota Parepare

 

Di setiap kesempatan saat dirinya tampil menjadi pembicara baik di tingkat regional maupun nasional, ia selalu mengungkapkan teori telapak kaki yang dipercayainya itu sehingga kota Parepare bisa menjadi seperti sekarang ini.

“Selama ini saya mempercayai teori telapak kaki, kalau di Parepare banyak telapak kaki yang datang maka percayalah akan banyak sumber-sumber ekonomi baru”, ujar Taufan pada beberapa kesempatan.

Hal ini bukan tanpa sebab, kota Parepare yang memang terbilang minim potensi sumber daya alam dan jumlah penduduk yang hanya sekitar 137 ribu jiwa ini, membuat Taufan akhirnya berani mengambil terobosan dengan menerapkan teori ini.

 

“Saya menginginkan telapak kaki yang menginjakkan kakinya di Kota Parepare sebanyak 500 ribu pasang telapak kaki dari jumlah penduduk kota Parepare yang hanya sebesar 137 ibu jiwa pasang tapak kaki”, katanya.

Dan terbukti di usianya yang semakin matang, pertumbuhan ekonomi di Kota Parepare semakin baik  dan berdampak pada tingkat pendapatan per kapita warga Parepare, di mana dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

“Layanan peningkatan ekonomi di Parepare mengalami peningkatan, hal ini bisa dilihat dari data BPS, PDRB per kapita tahun 2014 sebesar Rp32 juta dan berhasil meningkat pada tahun 2015 menjadi Rp36,48 juta. Angka ini merupakan salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan”, beber Taufan  saat memimpin coffee morning bersama jajarannya.

Selain itu, data dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa peredaran uang di Kota Parepare saat ini bisa mencapai Rp 130 milyar setiap bulannya. “Ini menjadi bukti nyata kalau perekonomian di Kota Parepare memang mengalami peningkatan signifikan. Parepare kini menjadi salah satu daerah penyangga perekonomian di Sulawesi Selatan”, tandas Taufan. (SPS)

Editor : Ihwan Fajar
Publisher : Ihwan Fajar
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com
EVENT TERKINI