WAKTU SERVER : Minggu, 26 Februari 2017 08:29
0 Share
0 0 0

Proyek PLTMH Maros mangkrak, HMI desak kepolisian dan kejaksaan turun tangan

News
2 bulan yang lalu - 10-01-2017

Proyek PLTMH Maros mangkrak, HMI desak kepolisian dan kejaksaan turun tangan
Pembangunan PLTMH di Tellumpanuae tidak sesuai harapan warga / Syamsir

MAROS - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Maros Alriansyah mempertanyakan kelanjutan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) di Mallawa.

Menurutnya, proyek senilai Rp 80 miliar yang bersumber dari APBN sudah dibangun sejak 2014, namun hingga sekarang belum pernah difungsikan. 

Bahkan warga Desa Tellumpanuae, yang bermukim di sekitar proyek terbengkalai tersebut, justru mengeluh karena sawahnya tidak bisa ditanami lagi.

"Kami mau pertanyakan. Kenapa itu proyek PLTMH di Mallawa belum pernah difungsikan. Bahkan dibiarkan terbengkalai dan tidak terurus lagi. Padahal anggarannya sangat besar," ujar Alriansyah, Selasa 10 Januari 2017.

Pembangunan PLTMH di Tellumpanuae tidak sesuai harapan warga. Kehadiran pembangkit listrik tersebut justru merugikan petani di sekitar lokasi proyek.

Hal tersebut disebabkan, saluran irigasi yang masuk ke areal persawahan warga ditutup dan airnya dialihkan ke arah kincir pembangkit listrik. Namun alat tersebut tidak pernah difungsikan.

"Saat ini tidak ada lagi kegiatan di sekitar proyek itu. Petani yang biasanya menggarap sawahnya, tidak pernah kelihatan lagi. Beberapa petak sawah juga sudah longsor," ujarnya.

Alriansyah meminta kepada pihak Kepolisian atau Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros untuk segera turun ke lokasi proyek gagal tersebut dan mengusutnya.

Dia berharap, penegak hukum tidak tutup mata. Pasalnya, proyek tersebut diduga merugikan negara puluhan miliar rupiah.

"Kami minta pihak Kepolisian atau Kejari supaya segera turun meninjau proyek itu. Kami curiga, terjadi kerugian besar di situ. Ini harus diusut," ujarnya.

Rencananya, Alriansyah juga akan mempertanyakan hal tersebut ke DPRD Maros. Pasalnya, beberapa kali warga sudah menghadap dan meminta solusi, namun hanya disuruh bersabar.

"Petani yang dirugikan oleh PLTMH tersebut sudah beberapa kali ke DPRD, tapi hanya disuruh bersabar saja," ujarnya. 

Syamsir

Editor : Muhammad Yunus
Publisher : Muhammad Yunus
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com