WAKTU SERVER : Rabu, 18 Januari 2017 00:08
5 Share
1 3 1

Beredar pesan berantai, Oknum Polisi Sulsel terima gratifikasi seks

Peristiwa
3 bulan yang lalu - 21-10-2016

 Beredar pesan berantai, Oknum Polisi Sulsel terima gratifikasi seks
ilustrasi

MAKASSAR - Sebuah pesan berantai di media sosial membuat heboh jajaran Polda Sulsel. Dalam pesan itu disebutkan bahwa anggota Reskrim di wilayah Sulsel telah tertangkap tangan oleh satgas Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Divisi Propam Mabes Polri sedang melakukan seks.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera, memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar adanya.

Frans menjelaskan pesan tersebut sudah beredar tiga hari yang lalu. Apalagi beredarnya pesan tersebut tidak tercantum dari mana asal muasal pesan tersebut.

"Pesan tersebut saya sudah telusuri, dan tidak benar. Memang pesan tersebut sudah tiga hari yang lalu beredar mungkin saja oknum yang iseng menyebarkan informasi bohong," kata Frans saat dikonfirmasi via WhatsApps, Jumat 21 Oktober 2016.

Frans menambahkan, beredarnya pesan tersebut dibuat oleh oknum yang mencoba untuk memprovokasi dan mencoreng citra Polri.

"Hati-hati pengguna sosial media akhir-akhir ini marak pelaku kejahatan di dunia maya kerap menghantui kita. Saya juga sudah memastikan bahwa pesan tersebut tidak pernah dikeluarkan oleh Mabes Polri," paparnya.

Menurut Frans, informasi itu sengaja disebarkan oleh oknum tertentu untuk dibuat viral bahwa ada polisi yang menerima gratifikasi seks. Ini buat main-main dan tidak ada sumbernya. Di pesan itu juga tertulis copas dari grup sebelah, jadi saya pastikan ini hoax dan tidak benar. 

Berikut ini isi pesan, yang beredar :

Ijin melaporkan hasil OTT..

Seorang anggota Reskrim di wilayah Sulsel  telah tertangkap tangan oleh satgas OTT Divisi Propam Mabes Polri......

Pada hari Senin tgl 17 oktober 2016 jam 17.00 wib , di Hotel Santika kamar no 21 telah diamankan  a/n. IPDA SULAIMAN bersama teman perempuannya a/n. MERY SUSIATI oleh petugas OTT dipimpin AKBP SUDIRMAN SAID.....

Bermula Ipda Sulaiman sebagai Kanit PPA sedang menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga a/n. Pelaku Mery Susiati  yang mengakibatkan korban suaminya a/n. HALIM yg saat ini msh di opname diRumah sakit.....
Dari hasil kesimpulan penyidik yg menangani Briptu Nely Sujiati terhadap pelaku akan dilakukan penahanan.....
Saat itu Ipda Sulaiman tanpa sepengetahuan penyidiknya membawa pelaku keluar Polres dengan dalih akan dilakukan pengembangan dan ternyata pelaku oleh Ipda Sulaiman dibawa ke Hotel Santika....

melihat gelagat tersebut penyidik Briptu Nely Sujiati melaporkan kepada Tim OTT yg tidak lain adalah Bapaknya sendiri (AKBP Sudirman Said)

Tim OTT bergerak ke Hotel Santika dan benar saat dilakukan penggerebekan didalam kamar Ipda Sulaiman dengan Mery Susiati tidak menggunakan sehelai pakaian apapun.....
Tim OTT telah mengamankan Ipda Sulaiman dan Mery Susiati ke Polda Sulsel.....

barang bukti yg di sita
1. satu buah Kondom yg sdh terpakai 
2. Satu buah cd warna merah
3. Satu buah sprei terdapat sperma......

Hasil pemeriksaan sementara; 
Ipda Sulaiman telah menerima gratifikasi Sex agar pelaku Mery Susiati tidak dilakukan penahan terhadap kasusnya.......

Tindak lanjut;
1. Melaporkan keberhasilan giat penangkapan ke Kapolri.
2. Ipda Sulaiman  telah di amankan beserta barang bukti dan diadakan pemeriksaan di Mabes Polri...... Dump......
.(B)

Prayudha

Editor : Akbar Hadi
Publisher : Akbar Hadi
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com