WAKTU SERVER : Rabu, 29 Maret 2017 02:53
0 Share
0 0 0

Disangka Teroris Acungkan Pistol di Bandara Hasanuddin, Penumpang Berlarian

News
12 hari yang lalu - 16-03-2017

Disangka Teroris Acungkan Pistol di Bandara Hasanuddin, Penumpang Berlarian
Seorang pria memegang senjata, bagian dari latihan penanggulangan teroris di Bandara Hasanuddin / Foto : Humas AP1 Bandara Hasanuddin

MAROS – Sejumlah calon penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar kaget. Mereka melihat seorang pria mengacungkan pistol. Sambil bersembunyi di balik mobil. “Ada orang yang mengacung acungkan senjata di Bandara Hasanudin Makasar,” kata sejumlah penumpang, Kamis 16 Maret 2017.

Saat dikonfirmasi ke pengelola Bandara Hasanuddin, diperoleh informasi bahwa pria yang mengacungkan senjata adalah bagian dari simulasi penanggulangan teroris di Bandara Hasanuddin.

“Pasukan Danlanud yang bersiap di lokasi untuk menyergap pelaku yang diduga teroris,” kata Hubungan Masyarakat PT Angkasa Pura 1 Bandara Hasanuddin Turah Aji kepada MAKASSARTERKINI.com

Menurut Turah pelatihan ini sangat penting dilaksanakan. Karena untuk menguji kesiapan jalur komunikasi internal dan pihak eksternal sebagaimana SOP yang berlaku. “Latihan ini bukan main-main,” katanya.

Lihat juga : Begini Kondisi Pesawat Losari Air yang Terbakar di Bandara Hasanuddin

Melibatkan banyak instansi untuk memastikan apabila benar terjadi keadaan yang demikian, maka semua pihak yang terkait sudah mengetahui harus mengambil langkah apa. Latihan sesi 3 benar tanpa skenario.

“Hal itu berarti benar benar menguji kesiapan kami selaku pengelola bandar udara untuk bertindak apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Sebagaimana ketentuan yang berlaku, pengelola bandara bertanggung jawab atas keamanan bandara. Namun apabila terjadi permasalahan hukum khususnya pidana, maka itu menjadi ranah pihak berwenang.

Semua unit internal maupun eksternal terlibat dalam latihan ini. Karena tanpa skenario maka Humas juga dituntut menjalankan fungsi mendapatkan berita yang tepat dan akurat. Untuk dapat disampaikan ke media.

Turah mengatakan, hari ini Kamis 16 Maret 2017 di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin telah dilaksanakan tiga pelatihan keadaan kegawatdaruratan.

Latihan pertama "Full Excercise" adalah latihan penanggulangan kecelakaan pesawat. Latihan kedua "Fire Building" adalah penanggulangan kebakaran yang terjadi di terminal cargo. Latihan ketiga "Avsec Excercise" adalah penanggulangan perbuatan melawan hukum di bandara.

Pelatihan ini penting dilaksanakan untuk menguji kesiapan peralatan, kesigapan petugas dan pelaksanaan SOP, sehingga apabila terjadi keadaan gawat darurat yang sesungguhnya maka dapat diatasi dengan baik.

Lihat juga : 47 Penerbangan di Bandara Hasanuddin Akan Tertunda Karena Ini

Menjadi Badan Usaha Bandar Udara yang memiliki bisnis utama pelayanan bandar udara dengan produk keamanan dan kenyamanan pengguna jasa selama di Bandara, PT Angkasa Pura I (Persero) dituntut selalu siap dan sigap dalam segala kondisi. “Oleh karena itu pelatihan semacam ini wajib dilaksanakan,” kata Turah.

Berikut video simulasi melumpuhkan teroris di Bandara Hasanuddin :

 

Editor : Muhammad Yunus
Publisher : Muhammad Yunus
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com
EVENT TERKINI