WAKTU SERVER : Rabu, 29 Maret 2017 02:52
0 Share
0 0 0

Tahanan Polres Bulukumba Tewas, Sekujur Tubuh Dipenuhi Luka Memar dan Robek

News
8 hari yang lalu - 20-03-2017

Tahanan Polres Bulukumba Tewas, Sekujur Tubuh Dipenuhi Luka Memar dan Robek
Tahanan Polres Bulukumba yang tewas di dalam sel. Saat ditemukan, korban bernama Syamsuddin ini mengalami luka memar dan robek di sekujur tubuhnya, Senin, 20 Maret 2017 / Diva

BULUKUMBA - Seorang tahanan di Polres Bulukumba bernama Syamsuddin tewas karena di duga dianiaya di dalam sel tahanan. Berdasarkan hasil visum korban di Rumah Sakit (RS) Sultan Daeng Radja Bulukumba terdapat luka memar disekujur tubuh korban dan juga luka robek.

Supirman, keluarga korban mengatakakan saat dijemput pihak Polres Bulukumba pada Sabtu  18 Maret 2017, di rumahnya, di dusun Bolaperinge, Desa Tibona, Kecamatan Bulukumba, korban masih dalam keadaan sehat-sehat saja. 

Namun berita mengejutkan pada Senin, 20 Maret 2017 pagi tadi, pihak Polres mengabarkan Syamsuddin telah tewas dan berada di ruang jenazah RS.

"Waktu dijemput pihak polisi kondisinya sehat sehatji tapi kenapa tiba-tiba ada kabar meninggalki baru banyak sekali luka di badannya" ungkap Suparmin.

Menurut Suparmin, Syamsuddin ini telah dituduh mencabuli anak kandungnya sendiri hingga hamil 5 bulan. Padahal pelakunya adakah sepupu korban sendiri dan telah mengakui perbuatannya.

"Bukan sebenanya ini Syamsuddin yang kasi hamil anaknya, tapi sepupu dua kalinya namanya Irfan dan sudah mengakumi," jelasnya.

Kelurga korban Syamsuddin ini menuntut agar pihak Polres Bulukumba mengusut tuntas pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meregang nyawa.

"Kami menuntut pihak Polres agar menuntaskan kasus ini dan juga menindaklanjuti tuduhan kepada korban sebagai pelaku yang membuat korban dicemarkan nama baiknya," ucapnya.

Kapolres Bulukumba, AKBP Kurniawan Affandi menjelaskan, saat ditangkap di rumahnya Syamsuddin memang dalam keadaan sehat namun korban ini ternyata memiliki riwayat penyakit stroke.

Selain itu memang ada dugaan korban diainiaya menyusul adanya luka memar yang mungkin saja dilakukan teman satu selnya ataukan oknum aparat Polres.

"Kita masih menunggu hasil visum dari rumah sakit, namun bila pelakukanya oknum aparat wah kayaknya tidak mungkin yang jelasnya kasus ini kita akan tuntaskan," tegasnya.

Pihak polisi berharap keluarga korban saat ini agar bersabar dan menahan diri seraa bisa menyerahkan seluruh kasus ini kepihak berwajib.

Sebelumnya, Syamsuddin ditangkap karena tuduhan dugaan pemerkosaan terhadap anak kandungnya sendiri NF dan telah hamil 5 bulan.

Syamsuddin dilaporkan mantan isterinya sendiri, di mana saat membuat laporan, ibu korban mengangguk saat diperlihatkan foto Syamsuddin.

Diva

Editor : Arul Ramadhan
Publisher : Arul Ramadhan
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com
EVENT TERKINI