WAKTU SERVER : Rabu, 29 Maret 2017 02:52
1 Share
0 1 0

Penggusuran Bara-baraya, Komnas HAM : Tidak Boleh Ada Atribut TNI

News
8 hari yang lalu - 21-03-2017

Penggusuran Bara-baraya, Komnas HAM : Tidak Boleh Ada Atribut TNI
Dok MT

MAKASSAR - Tim Komnas Ham RI yang dipimpin Prof. Hafid Abas melakukan tatap muka dengan warga Bara-baraya, terkait masalah penggusuran yang di lakukan Kodam VII Wirabuana.

Abas mengatakan harus ada dialog, antara para warga Bara-baraya karena bisa timbul hal-hal yang bisa merugikan.

"Harus ada solusi yang bisa diterima semua pihak. Tidak boleh ada kekerasan, tidak boleh ada penggusuran paksa, tidak boleh ada pelanggaran terhadap hukum," ungkapnya saat ditemui setelah berdialog bersama warga Bara-Barayya, Senin, 20 Maret 2017.

Dengan begitu katanya, biarkan pihaknya bekerja secara maksimal dan akan melakukan pertemuan dengan Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana. 

"Kami meminta harapan warga bisa diterima sehingga tidak ada lagi penggusuran-penggusuran. Prinsip-prinsip HAM yang mungkin belum didengar bahwa untuk menggusur tidak boleh ini dan lainnya. Boleh, namun ada aturan yang mendasarinya tidak boleh hanya kepentingan sepihak satu institusi, harus ada mekanisme dialog, warga harus menerima kompensasi, karena kalau terjadi penggusuran karena dampaknya macam-macam," ungkapnya.

Menurutnya tidak boleh ada penggusuran saat anak-anak sekolah, ujian nasionl, perayaan  hari raya, dan malam hari, hujan dan lainnya.

"Tidak boleh menggunakan atribut simbol kekuasaan termasuk seragam TNI," katanya.

Herman Kambuna

Editor : Arul Ramadhan
Publisher : Arul Ramadhan
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com
EVENT TERKINI