WAKTU SERVER : Kamis, 27 April 2017 18:09
1 Share
0 1 0

Mencurigakan, diduga anggota syiah 14 orang terpaksa diamankan

News
13 hari yang lalu - 14-04-2017

Mencurigakan, diduga anggota syiah 14 orang terpaksa diamankan
Diduga sebagai anggota syiah, 14 orang diamankan ke Polsek Tamalanrea BTP Makassar demi keamanan dan penyelidikan lebih lanjut, Kamis 13 April 2017, pukul 20.00 Wita malam. / Lukman Hakim

Makassar - Diduga sebagai anggota syiah, 14 orang diamankan ke Polsek Tamalanrea BTP Makassar demi keamanan dan penyelidikan lebih lanjut, Kamis 13 April 2017, pukul 20.00 Wita malam.

Sebelumnya, mereka berkumpul di sebuah warkop di BTN Antara, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalate saat mengikuti pengajian yang diduga ajaran syah oleh dua ahli agama asal Timur Tengah.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sebelumnya telah mengelurakan edaran per 12 Januari 2017 yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Sulsel agar waspada dan mengantisipasi penyebaran ajaran syiah di daerah masing-masing.

Menurut Lurah Tamalanrea Indah, Aminuddin, mereka diamankan ke Polsek guna menghindari amukan massa karena diduga mengikuti ajaran syiah.

“Keberadaan mereka sangat meresahkan masyarakat, sudah lama warga curiga dan memantau kalau mereka penganut ajaran syiah, karena diduga paham agamanya aneh dan menyimpang,” katanya.

Aminuddin juga menambahkan, masyarakat baru bertindak Kamis 13 April 2017.

"Mereka kami amankan di salah satu warkop di BTN Antara. Kemudian, kami giring ke Masjid Nurul Hasan. Saat di masjid kami suruh praktik salat, tetapi Astagfirullah ternyata cara salatnya berbeda. Mereka hanya berdiri tegak, tidak rukuk. Anehnya lagi, mereka menggunakan potongan kayu pada saat sujud,” bebernya.

Saat ini, ke-14 warga yang diduga aliran syiah menjalani pemeriksaan di Polsek Tamalanrea.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea IPTU Syahruddin yang ditemui di Polsek Tamalanrea membenarkan jika warga mencurigai adanya penganut syiah di lingkungan mereka.

“Setelah mendapat laporan warga, kami langsung ke lapangan. Untung kami cepat tiba di lokasi, masyarakat sudah mengamuk. Ke-14 orang itu kami amankan semua ke Polsek.  Tujuh di antaranya perempuan, termasuk dua guru besarnya dari Timur Tengah,” kata Syahruddin.

Lukman Hakim

Editor : Effendy Wongso
Publisher : Effendy Wongso
0 Ulasan
Anda harus Login terlebih dahulu

Subscribe !!!

Jangan sampai ketinggalan berita terkini,
langganan newsletter kami sekarang!

example@mail.com
EVENT TERKINI