Makassar Terkini

Switch to desktop Register Login

Diganti Tunjangan Kinerja - Honor PNS Dihapus

Rate this item
(0 votes)

PAREPARE – Mulai tahun depan, honor pegawai negeri sipil (PNS) akan ditiadakan dan diubah dengan tunjangan berbasis kinerja.

Khusus di Parepare, penerapan aturan ini dinilai tidak mengganggu APBD. Perubahan sistem tersebut berdasarkan revisi Peraturan Pemerintah (PP) tentang Sistem Penggajian dan amanat PP 46\2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS yang diberlakukan mulai 1 Januari 2014 mendatang. Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengatakan, pemberlakuan aturan tersebut dinilai akan jauh lebih baik dibanding sistem pemberian honor yang selama ini sudah diterapkan pemerintah daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare Zahrial mengakui, selama ini pemberian honor ke PNS tidak efektif. Dia mencontohkan, pegawai yang bekerja selama 24 hari dengan orang yang hanya masuk 18 hari kadang kala honornya sama besar. “Tapi dengan berlakunya aturan baru ini, PNS akan dibayar sesuai kinerja,” ujarnya. Dia memastikan pembayaran tunjangan kinerja itu tidak akan membebani APBD Parepare. Sebab pembayaran tunjangan PNS masuk belanja tidak langsung. Apalagi sistem pembayarannya akan lebih terukur.

“Karena pembayaran tunjangan dihitung berdasarkan absensi dan beban kerja,” ujarnya. Namun demikian, untuk pemberlakuan aturan baru tersebut di Parepare masih harus didukung dengan peraturan wali kota (perwali). Aturan perwali itu nanti akan ditentukan besaran honor yang diberikan ke masing-masing PNS berdasarkan jabatan dan beban kerja. Dia mengakui sistem tersebut sudah diujikan di beberapa badan dan bagian di Pemkot Parepare.

“Setahu saya sudah mulai diberlakukan di Bappeda termasuk bagian keuangan,” katanya. Hanya belum bisa diterapkan dengan maksimal, karena masih ada PNS yang menerima honor dan juga tunjangan prestasi. “Nanti tidak ada lagi yang namanya honor,” kata dia. Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kota Parepare Ramadhan Umasangaji mengatakan, pihaknya sudah menggelar sosialisasi terhadap aturan baru tersebut. KORAN SINDO ● umran la umbu

Login to post comments

2013 © Makassar Terkini. All rights reserved.

Top Desktop version