Makassar Terkini

Switch to desktop Register Login

BERITA TERKINI

BERITA TERKINI (2438)

MAKASSAR - Polda Sulawesi Selatan Barat dan Polsekta Makassar menangkap KA, seorang bandar sabu di rumahnya di Jalan Maccini, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/5/2015) dini hari. 

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita dua paket besar sabu dan sejumlah paket kecil siap edar. 

Penangkapan KA sempat berlangsung dramatis. Keluarga tersangka berteriak histeris saat polisi hendak membawa KA ke kantor polisi. 

Dengan menggunakan mobil patroli, polisi menggelandang KA ke Mapolsekta Makassar. Di hadapan penyidik, terasngka mengakui barang haram itu miliknya dan hendak diedarkan di Kota Makassar. 

Kepala Unit III Satuan Narkoba Polda Sulselbar, Komisaris Polisi Syarifuddin mengatakan tersangka meraup keuntungan sekira Rp3 juta-5 juta dari penjualan sabut paket besar. "Untuk paket kecil, tersangka mendapat Rp500 ribu," katanya di Makassar, Kamis (21/5/2015) dini hari. 

Setelah diintrograsi polisi di Mapolsekta Makassar, tersangka dibawa ke Mapolda Sulselbar. Polisi akan melakukan pengembangan penyidikan guna menangkap anggota sindikat lainnya yang masih berkeliaran di Kota Makassar

SINDONEWS-Muh Sardi

Thursday, 21 May 2015 02:31
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Demo mahasiswa turunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kampus Unismuh Makassar berujung bentrok dengan aparat kepolisian. 

Seorang anggota polisi Brigpol Murdjid, bertugas di Polres Gowa dan dua wartawan TV Aksa (Go TV) dan Fadjar Thalib (Metro TV), dikabarkan terluka dalam bentrokan itu. 

Brigpol Murdjid terluka akibat luka panah di bagian kaki. Sedang Aksa mengalami luka panah di tangan, dan Fadjar Thalib di tangan. Bentrokan itu terjadi di Jalan Alauddin. 

Bentrok mengakibatkan arus lalu lintas poros Makassar-Gowa lumpuh. Dalam bentrok itu, mahasiswa membawa berbagai senjata tajam dan berhasil dipukul mundur aparat kepolisian Polrestabes Makassar dibantu Polda Sulselbar. 

Kapolsekta Rappocini AKP Muari mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan aksi mahasiswa. Aksinya mahasiswa berubah ricuh setelah mereka menyandera truk, menutup jalan, dan membawa senjata tajam melukai anggota polisi, serta awak media.

"Kami akan selidiki para mahasiswa yang anarkis itu dan tentunya ada dokumentasi yang akan dipelajari. Mereka sudah mengarah ke tindak pidana," kata AKP Muari, kepada wartawan, Rabu (20/5/2015).

Dalam bentrokan di Unismuh, sejumlah mobil kendaraan taktis dan ratusan pasukan antihuru-hara Brimob Polda Sulsel dikerahkan. Petugas juga melakukan tembakan gas air mata ke dalam kampus. 

Mahasiswa yang berada di dalam kampus juga melakukan perlawanan dengan melempar batu dan membusur anggota polisi.

Sementara itu, di depan DPRD Provinsi Jalan Urip Sumohardjo juga terjadi bentrokan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian. Bentrokan ini dipicu saat seorang mahasiswa dipukul petugas satpam dan langsung memecahkan kaca gedung. 

Kapolsekta Panakukkang Tri Hambodo melanjutkan, para mahasiswa yang melakukan demo berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Makassar. Dalam aksinya, mereka menuntut turunkan Jokowi-JK.

SINDONEWS-Andi Ilham

Thursday, 21 May 2015 02:30
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Aksi brutal yang diduga dilakukan kelompok geng motor kembali terjadi di Makassar. Nahas kali ini kawanan geng motor tersebut yang nyaris tewas di hajar massa.

Kejadian bermula, saat sekelompok geng motor mengejar seorang pemuda bernama Adi hingga ke komplek perumahan di Jalan Adyaksa Makassar.

Geram melihat ulah geng motor yang bersenjata busur panah tersebut, warga beramai-ramai menyerang balik. Alhasil, geng motor tersebut kocar kacir menyelamatkan diri.

Saat berlari tersebut, dua orang anggota geng motor bernama Ashari dan Arwan berhasil ditangkap massa ketika bersembunyi di salah satu rumah warga.

Tak ayal keduanya pun jadi bulan-bulanan warga. Mereka dihajar hingga babak belur dan kritis. Bahkan satu diantaranya nyaris meregang nyawa karena sabetan samurai.

Beruntung aparat dari Polres Panakkukang segera tiba kelokasi dan mengevakuasi kedua korban ke ruma sakit guna mendapat perawatan medis.

Dihadapan aparat Ashari  mengaku hanya ikut-ikutan. Sepulang dari merayakan acara ulang tahun rekannya ia hanya ikut datang kemudian bersembunyi.

"Saya tidak tahu masalahnya apa, karena hanya ikut datang dan bersembunyi. Saya habis dari acara ulang tahun teman," katanya dengan darah mengucur di bibir. SINDONEWS-Muhammad Nur

Thursday, 21 May 2015 02:29
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Aksi tak terpuji dilakukan oleh para petugas angkasa pura di Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar. Pasalnya mereka telah melakukan pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa bernama Farid (20), yang baru saja datang dari Singapura.

Tak terima dengan ulah para petugas angkasa pura tersebut, Farid melaporkan peristiwa yang terjadi pada Selasa 19 Mei 2015 malam itu  ke Mapolda Sulselbar.

Dalam laporannya di polisi, korban yang baru tiba di ruang lobby dijemput oleh keluarganya. Namun saat akan keluar diparkiran, korban  melihat ban mobilnya digembok.

Korban kemudian mempertanyakan ke petugas  bandara hingga terjadi adu mulut yang berujung ke pengeroyokan. Korban pun mengalami luka memar di muka sebelah kiri dan kanan serta bekas cakaran di leher sebelah kanan.

Farid mengatakan dirinya meminta gembok dibuka namun petugas tersebut malah memberikan kunci gembok itu agar buka sendiri. 

Saat berusaha membukanya tidak bisa dan kemudian meminta kepada petugas untuk membukanya. Namun bukannya membantu malah langsung marah dan mengeroyok.

"Saya tidak tahu caranya membuka gembok itu dan petugas angkasa pura berbalik marah," ujar Farid saat melaporkan ke SPKT Polda Sulselbar.

Kapolsek Bandara Hasanuddin Iptu Andi Alamsyah yang dikonfirmasi membenarkan pengeroyokan itu. Setelah menerima laporan langsung melakukan klarifikasi ke beberapa petugas bandara. 

Kendati demikian, perwira tersebut enggan menjelaskan lebih rinci para pelaku pengeroyokan yang diperkirakan lebih dari 10 orang dan diduga menggunakan pakaian safari hitam. "Katanya korban tadi mau melapor ke Polres Maros," ujar Kapolsek. SINDONEWS-Andi Ilham

Thursday, 21 May 2015 02:28
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

WATAMPONE - Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Bone merazia sejumlah salon dan panti pijat yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung. 

Razia yang dilakukan siang hari itu, membuat para penghuni salon dan panti pijat kelabakan. Saat mendatangi salah satu salon, petugas yang menggedor pintu mendapati dua pasang diduga mesum. 

"Dua karyawati salon ini yakni ER (24) yang berpasangan dengan JD (40), dan IM (19) yang berpasangan dengan RD (30)," kata Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Bone H Darmadi, Selasa (19/5/2015). 

Ditambahkan dia, saat diamankan, kedua pasangan ini tengah dipijat dalam ruang tertutup dan pelanggannya hanya menggunakan celana dalam saja. Sedang satu pasangan lain baru selesai melayani pijat.

"Standar Operasional Prosedur (SOP) kita amankan dulu, lalu selanjutnya diberi pembinaan sekaligus peringatan agar tidak mengulangi lagi. Dan jika ada unsur pidana, maka kami serahkan ke kepolisian," tegasnya.

Terpisah, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Muh Akbar mengatakan, sebagian besar pengusaha salon mengambil izin untuk memberikan pelayanan gunting rambut, dan perawatannya. Namun, praktiknya mereka melayani pijat plus. SINDONEWS-Waris Hasrat

Wednesday, 20 May 2015 00:55
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Aksi perampokan minimarket Alfa Mart, di Jalan Toddopuli Raya Timur, terjadi di siang bolong. Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Pannakukang pun melakukan pengejaran. 

Kapolsek Pannakukang Kompol Tri Hambodo mengatakan, pihaknya telah mengantongi nomor polisi kendaraan bermotor yang digunakan oleh kedua pelaku dalam melancarkan aksinya.

"Plat motornya sudah ketahuan, karena ada saksi mata yang melihat, pelaku menggunakan sepeda motor Suzuki Spin warna merah putih DD 6141 JY," ujarnya, kepada wartawan, Selasa (19/5/2015). 

Selanjutnya, Tri menjelaskan, salah seorang pelaku memiliki ciri-ciri kulit agak hitam, tinggi badan sekitar 155 cm, memiliki tato di tangan, dan sempat mengancam orang di sekitarnya dengan menggunakan anak panah dan busur.

Sedangkan pelaku lainnya yang pembonceng menunggu di luar toko, dengan ciri-ciri mengenakan celana jins biru, tinggi badan sekitar 165 cm, badan agak kurus, dan warna kulit agak hitam.

Salah seorang saksi mata yang mengaku bernama Blenk mengaku, saat kejadian dirinya sedang berada di depan toko. Saat itu, dia melihat pelaku memasuki toko layaknya pembeli, tetapi rekannya yang berada di luar sudah memutar motornya keluar toko.

"Setelah pelaku yang satu masuk ke dalam toko, langsung mengancam menggunakan busur kepada tiga penjaga toko," jelasnya.

Dari keterangan penjaga toko, diketahui setelah pelaku masuk dan mengancam dengan menggunakan anak panah, kemudian pelaku meminta uang yang ada di laci kasir. Kedua pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp206.300, dan tiga bungkus rokok. SINDONEWS-Kurniawan Eka Mulyana

Wednesday, 20 May 2015 00:54
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Penyelidikan intensif Polres Maros terhadap kasus pembobolan mesin ATM senilai Rp521 juta milik sebuah bank  di SPBU Balu-balu,  Kecamatan Mandai, Kabupaten  Maros, Sulawesi Selatan pada 29 April 2015 lalu berbuah manis.

Polisi berhasil membekuk pelaku berinisial Aj (28), warga Perumahan Mangga Tiga, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Ironisnya, pelaku merupakan karyawan dari perusahaan vendor pemeliharaan mesin ATM yang bertugas untuk mengisi mesin ATM tersebut.

Penangkapan pelaku berdasarkan keterangan beberapa saksi yang sudah diperiksa oleh pihak kepolisian termasuk dari tim audit perusahaan tempat pelaku bekerja.

Untuk menutupi kecurigaan istri dan keluarganya di rumah, pelaku sengaja menyewa kamar kos di daerah yang tidak jauh dari kantornya untuk sekedar menyembunyikan uang yang tersisa Rp252 juta.

Sementara uang sisa lainnya sudah digunakan untuk membayar hutang, membeli moto dan barang lainnya serta ia investasikan ke bisnis yang berbentuk multi level marketing.

"Saya terpaksa melakukannya karena terlilit utang. Uang saya ambil dengan kunci yang biasa saya gunakan. Kemudian hardisk dan CCTV juga saya bawa supaya tidak dketahui," ujar pelaku. SINDONEWS-Wahyu Ruslan

Wednesday, 20 May 2015 00:50
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

SENGKANG - Ratusan warga dari lima desa di Kabupaten Wajo berdemo di DPRD Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (18/5/2015). Dalam demonstrasi itu, warga yang didukung mahasiswa nyaris bentrok dengan polisi.

Dalam demonstrasi itu, warga dari Desa Lagoari, Desa Akkotengen, Desa Salobulo, Desa Mannagae, dan Desa Tengah, dan mahasiswa menuntut agar pelantikan kepala desa yang bermasalah dihentikan. 

Namun, ketika hendak masuk Gedung DPRD Kabupaten Wajo, mereka dihalangi-halangi polisi. Ketegangan pun terjadi. Beruntung, ada seorang anggota DPRD Wajo yang menghampiri demonstran.

Setelah sampai di dalam,  warga meminta agar pelantikan kelima calon kepala desa yang bermasalah di wilayah Kabupaten Wajo dihentikan. 

"Bila tuntutan kami mereka tidak dilaksanakan, kami akan datangkan massa yang lebih besar," kata Andi Iskandar, salah seorang warga. SINDONEWS-Amnar Sengkang SINDONEWS-Amnar Sengkang

Wednesday, 20 May 2015 00:22
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

SENGKANG - Sedan silver nomor polisi DP 333 AD yang dikemudikan Arjaya, menghantam sebuah posyandu di Jalan Poros Palopo, tepatnya di Desa Wewangrewu, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (18/5/2015). Bangunan posyandu hancur, mobil rusak parah. 

Dari keterangan Arjaya, pengemudi sedan, peristiwa itu terjadi saat dia menghindari motor dari arah utara. Saat itu, kecepatan kendaraan mencapai 70 km per jam. Tiba-tiba, dia tak bisa mengendalikan mobil, lalu banting setir ke kanan hingga akhirnya menghantam Posyandu Tenriawaru.

Bakri, saksi mata, mengatakan, mobil tersebut  berkecepatan tinggi dan tiba-tiba belok kanan. "Sedan itu terbang terobos pagar hantam posyandu. Tak ada motor di depan sedan tersebut," katanya, menduga pengemudi sedan tak bisa kendalikan mobil hingga menghantam posyandu.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa mobil, bangunan posyandu, serta pengemudi sedan. Guna kepentingan penyelidikan, surat-surat kendaraan disita dari tangan pengemudi.

Warga berharap posyandu diperbaiki secepatnya. Sebab, posyandu tersebut digunakan warga untuk memeriksa ibu hamil, anak-anak, dan bayi. SINDONEWS-Amnar Sengkang

Tuesday, 19 May 2015 00:35
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

SENGKANG - Ratusan warga dari lima desa di Kabupaten Wajo berdemo di DPRD Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (18/5/2015). Dalam demonstrasi itu, warga yang didukung mahasiswa nyaris bentrok dengan polisi.

Dalam demonstrasi itu, warga dari Desa Lagoari, Desa Akkotengen, Desa Salobulo, Desa Mannagae, dan Desa Tengah, dan mahasiswa menuntut agar pelantikan kepala desa yang bermasalah dihentikan. 

Namun, ketika hendak masuk Gedung DPRD Kabupaten Wajo, mereka dihalangi-halangi polisi. Ketegangan pun terjadi. Beruntung, ada seorang anggota DPRD Wajo yang menghampiri demonstran.

Setelah sampai di dalam,  warga meminta agar pelantikan kelima calon kepala desa yang bermasalah di wilayah Kabupaten Wajo dihentikan. 

"Bila tuntutan kami mereka tidak dilaksanakan, kami akan datangkan massa yang lebih besar," kata Andi Iskandar, salah seorang warga. SINDONEWS-Amnar Sengkang

 
Tuesday, 19 May 2015 00:34
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

2013 © Makassar Terkini. All rights reserved.

Top Desktop version