Makassar Terkini

Switch to desktop Register Login

BERITA TERKINI

BERITA TERKINI (2203)

MAKASSAR - Pemain keyboard electon asal Kabupaten Maros Azis (44), ditemukan tewas membusuk di kamar kosnya, Kompleks Unhas, Jalan Sunu, Kelurahan Lembu, Kecamatan Tallo, Makassar. 

Pria ini ditemukan pertama kali oleh tetangganya dalam kondisi telanjang, dan berdarah di lantai kamar. "Pagi tadi, saat memberi makan ayam, saya mencium seperti bau bangkai," kata Syamsuddin, tetangga korban, Selasa (27/1/2015). 

Ditambahkan dia, penasaran dengan bau busuk itu, dirinya melakukan pencarian. Hasilnya, sumber bau mengarah ke kamar korban. Karena curiga, pintu yang terkunci dia dobrak, dan menemukan Azis sudah tidak bernyawa.

Sementara itu, Kapolsekta Tallo Kompol Woro Susilo mengatakan, dirinya mendapat laporan adanya penemuan mayat di kamar kosan. Saat ini, tim identifikasi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara telah melakukan identifikasi. 

"Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Hasil Labfor mengidetifikasi mayat tersebut sudah tiga hari meninggal, dan penyebabnya diduga kena serangan jantung," pungkasnya. SINDONEWS-Andi Ilham

Wednesday, 28 January 2015 01:33
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Seorang polisi gadungan di Kota Makassar, diamuk warga karena kerap memalak telepon genggam, dan dompet sejumlah pelajar SMP. Akibat amuk warga itu, pelaku kritis di Rumah Sakit (RS) Stella Maris. 

Berdasarkan informasi yang terhimpun, pelaku diketahui bernama Nurdin. Dengan wajah babak belur, pelaku terkulai lemas di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS Stella Maris Makassar. 

Dalam aksinya, polisi gadungan yang tinggal di Jalan Tinumbu, Nomor 2 Lorong 10, ini mengaku bertugas di Reserse Kriminal Polrestabes Makassar. Sasaran pelaku biasanya adalah pelajar SMP. 

Namun, setelah kedoknya sebagai polisi gadungan terbongkar, sejumlah warga langsung menghajarnya hingga kritis. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan, dengan segera dibawa ke rumah sakit. 

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua unit telepon seluler, dan dompet pelajar SMP yang dipalaknya. Sementara itu, kendaraan yang dikemudikan pelaku disita sebagai alat bukti.

Hingga kini, kedua korban yang masing-masing di antaranya Adi Fredik (16), dan Kevin (12), telah diperiksa dan memberikan laporan resmi di kantor Polsek Ujung Pandang Makassar. SINDONEWS-Muh Sardi

Wednesday, 28 January 2015 01:31
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Rumah kontrakan mahasiswa di Kompleks Minasa Upa Blok B No 9, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini,  Makassar, diserang bom molotov oleh puluhan orang pengendara motor. 

Tidak hanya menggunakan bom molotov, serangan juga dilakukan dengan menggunakan senjata rakitan jenis papporo, parang, dan samurai. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam serangan ini.

"Aksi penyerangan terjadi dini hari tadi, pukul 02.00 WITA," kata Andi Erwin, alumni Universitas Muslim Indonesia (UMI), kepada wartawan, Senin (26/1/2015). 

Ditambahkan dia, akibat serangan membabi buta itu, sejumlah bagian rumah di depan pintu mengalami kebakaran dan barang berharga penghuni kos raib dijarah oleh pelaku, seperti laptop, telepon genggam, helm, dan sepatu.‬

"Jumlah mereka 20 motor lebih, dan berboncengan. Mereka menyerang membabi buta. Sejumlah penghuni tidak bisa berbuat apa-apa, selain menyelamatkan diri dari pintu belakang, karena kalah jumlah dan alat perlawanan," terangnya. 

Lebih lanjut, dirinya mengaku tidak tahu penyebab serangan itu. Dijelaskan, serangan pertama adalah letusan senjata papporo beberapa kali, dan teriakan pelaku agar para penghuni kontrakan keluar melayani mereka. 

"Kami tidak tahu apa masalahnya, sehingga rumah kos kami diserang. Pelaku juga tidak kami kenal. Kami tidak merespon mereka," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsekta Rappocini Kompol Ade Hermanto mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan, termasuk mengidentifikasi pelaku dengan melakukan olah TKP kerusakan akibat lemparan bom molotov dan juga saksi-saksi.

"Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan pertemuan kedua kelompok mahasiswa ini. Terkait dengan pengrusakan dan penjarahan barang mahasiswa, kami akan tindaki sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," pungkasnya. SINDONEWS-Andi Ilham

Wednesday, 28 January 2015 01:30
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Ismounandar melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Oxfam dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) terkait Program Tanggap Darurat Bencana di kantor Balaikota Makassar, Selasa (27/01/2015).

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Ismounandar mengatakan ini adalah MoU antara pemerintah kota dengan Oxfam dan BRI melalui program peningkatan keandalan tanggap darurat bencana dengan menggunakan teknologi dan pasar.

“Selama 3 bulan, Oxfam akan memberikan bantuan tanggap darurat bagi korban banjir dengan menggunakan teknologi mulai dari sistem pendataan online, sistem pembayaran dengan uang electronik dan sistem transaksi dengan EDC) yang dihubungkan dengan pemberdayaan pedagang kecil melalui pedagang grosir dan Bank BRI di wilayah terdampak Banjir” Kata Ismounandar.

Lanjut Ismounandar, adanya prosedur pemberian bantuan ini akan meminimalisir penggunaan sumberdaya tenaga, pergudangan dan mobilisasi barang-barang.

Ismounandar berharap program ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kegiatan tanggap darurat bencana di lingkungan Kota Makassar.

“Adanya program ini diharapkan memberikan pelayanan pemberian bantuan yang cepat, aman, berdayaguna dan berhasilguna dalam rangka mengurangi penderitaan para penyintas bencana serta mempercepat pulihnya penghidupan (Livelihood) pedagang kecil korban bencana banjir” katanya.

Ahmad Syarif – Humas BPBD Kota Makassar

Tuesday, 27 January 2015 06:58
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Indrajid (22) Ketua Geng Motor Mappakoe babak belur dihajar massa usai melakukan perlawanan terhadap Polisi yang menangkapnya. 

Sebelumnya Indrajid melawan menggunakan senjata tajam saat kepergok tim Unit Khusu Polsekta Panakukkang. 

Anggota Unit Khusus Reskrim Polsekta Panakukkang, Bripka Sofyan, mengatakan, penangkapan terhadap pentolan Geng Motor Mappakoe terjadi saat dirinya berpatroli di Jalan Sukaria 2.  

Saat patroli dia berpapasan dengan pelaku yang berboncengan dengan rekannya. Pada saat berpapasan, kemudian dia menghampirinya dan meminta untuk berhenti. 

Namun bukannya menuruti perintah, tapi langsung mengayunkan parang dan mengebut kendaraannya. 

Kemudian petugas yang melakukan patroli bersamanya mengeluarkan tembakan peringatan ke udara dan pelaku berhasil ditangkap.

"Kami lakukan pengejaran hingga ke Jalan AP Pettarani. Pada saat berada di depan Toko Soroaco Jaya Abadi Motor, motor pelaku terjatuh kemudian berlari kearah Jalan sepakat dan Indrajid tertangkap," kata Bripka Sofyan, Minggu (25/1/2015).

Tidak lama kejadian itu, sejumlah warga ramai mendatangi lokasi dan beramai ramai melakukan pengeroyokan hingga Indrajid babak belur.

"Saya hanya lewat saja pak. Saya mau pulang ke rumah istri," kata Indrajid yang beralamatkan Jalan Sukamaju 1, Kecamatan Panakukkang.

Kapolsekta Panakukkang, Kompol Tri Hambodo, mengatakan pelaku Indrajid adalah pentolan Geng Motor Mappakkoe yang kerap beraksi menjambret dengan menggunakan kekerasan di sejumlah titik seperti Jalan Racing, Jalan AP Pettarani dan lokasi lainnya. 

Saat ditangkap, temannya, WP kabur melarikan diri dan sementara dilakukan pengejaran.

"Pelaku tertangkap dan digeledah ditemukan sebilah badik dipinggangnya dan sebilah pisau tajam yang sementara dipegang. Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan diperiksa untuk dimintai keterangannya terhadap aksi jambret di lokasi lain," tandasnya. SINDONEWS-Andi Ilham

Monday, 26 January 2015 09:17
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Empat pelaku pencurian kendaraan bermotor ditembak petugas Resmob Polrestabes Makassar, lantaran nekat melompat dari mobil petugas, saat diangkut di Jalan Sunu Makassar, Sulawesi Selatan, malam tadi. 

Para pelaku diciduk dari rumahnya masing-masing, satu-persatu oleh petugas kepolisian. Saat petugas hendak membawa mereka ke kantor polisi, ke empat pelaku nekat melakukan perlawanan, dan melompat dari mobil petugas.

Polisi pun terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas, setelah terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan. Akibat luka tembakan itu, para pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, guna mendapatkan perawatan medis.

Sebelumnya, kawanan pelaku curanmor yang diketahui bernama Herman (19), Junaidi (20), Suardi (20), serta Supardi (19), di tangkap di Jalan Sunu Makassar, saat hendak menjual sepeda motor hasil curiannya. 

Pelaku yang telah lama menjadi target operasi petugas ini tak berbuat banyak saat petugas mendapati kendaraan curian tersebut. Umumnya mereka mengincar kendaraan yang terparkir di tempat keramaian, atau pusat perbelanjaan.

Uang hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Pelaku juga telah berhasil menjual puluhan unit kendaraan hasil curian dari berbagai tempat di Kota Makassar.

Dari tangan para kawanan ini, polisi berhasil menyita sejumlah sepeda motor hasil curian, serta kunci leter T yang digunakan saat beraksi. Dari rumah sakit, selanjutnya mereka digiring petugas ke Mapolsertabes Makassar. SINDONEWS-Muh Sardi

Monday, 26 January 2015 09:16
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

SUNGGUMINASA - Empat pelaku spesialis pencurian motor (Curanmor) lintas daerah asal Kabupaten Gowa ditembak jajaran Unit Resmob Polrestabes Makassar di Jalan Bandang Kecamatan Bontoala, Minggu (25/1/2015).

Keempat pelaku yang ditembak yakni Suhardi alias Gau, Junaedi alias Edi, Supriadi alias Caca, Herman alias Ammang.

Sebelumnya mereka ditangkap tanpa perlu ditembak namun, dalam pengembangan penunjukan Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya di Jalan Serigala, Kecamatan Mamajang, keempat pelaku mencoba kabur dan terpaksa dilumpuhkan timah panas oleh polisi yang melakukan pengejaran.

Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, Agus Khaerul, mengatakan pelaku curanmor adalah spesialis lintas daerah yang beraksi di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar. 

Beberapa laporan Polisi yang teridentifikasi yakni, di Wilayah Kota Makassar seperti Jalan Cendrawasih (senggol) mengambil motor mio J warna merah hitam, Jalan Veteran,  mengambil motor Jupiter warna biru, Jalan Ratulangi mengambil motor mio J. Dan beberapa di Kabupaten Gowa dengan 32 TKP.

"Dari beberapa TKP yang disebutkan di Kota Makassar juga di Kabupaten Gowa. Keempat pelaku ini merupakan warga Kabupaten Gowa dengan aksi pencurian 32 TKP," kata Agus Khaerul, Minggu, (25/1/2015).

Pantauan di Rumah Sakit Bhayangkara, kemarin, keempat pelaku spesialis Curanmor mendapatkan perawatan medis di Unit Gawat Darurat (UGD) dengan beberapa luka tembakan. 

Suhardi alias Gau mengalami luka pada kaki sebelah kanan bagian betis, Junaedi alias Edi mengalami luka pada kaki sebelah kanan bagian betis. 

Supriadi alias Caca mengalami luka pada bagian paha dan betis sebelah kanan dan Herman alias Ammang mengalami luka pada kaki sebelah kanan bagian betis.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi, mengatakan pencurian kendaraan bermotor memang termasuk kasus yang paling banyak terjadi di wilayah Makassar. 

Kendati demikian, sudah ada penurunan signifikan berkat tindakan tegas aparat dalam memberantas kejahatan tersebut. Endi juga mengharapkan agar pemilik kendaraan lebih meningkatkan kewaspadaan.

Berdasarkan data Polda Sulawesi Selatan dan Barat, tercatat 1.652 kasus pencurian sepeda motor tahun 2014. 

Itupun jauh berkurang ketimbang perkara serupa pada 2013, dimana terdapat 2.241 perkara. SINDONEWS-Andi Ilham

Monday, 26 January 2015 09:15
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Belasan anggota geng motor di bawah umur ditangkap Polsekta Manggala bersama dengan Bantuan Komunikasi Polisi (Bankompol) Merpati Makassar di sebuah markas tempat persembunyiannya di Jalan Inspeksi SPAM, Minggu dini hari (25/1/2015).

Dari 12 pelaku dari berbagai wilayah Kecamatan di Kota Makassar, satu diantaranya merupakan seorang wanita. 

Polisi juga mengamankan 19 buah anak busur, 5 Ketapel dan 3  botol yang diduga akan dibuat sebagai bom molotov. 

Dalam operasi patroli, malam Minggu ini, Polsekta Manggala juga mengamankan dua orang membawa ketapel dan belasan anak panah dan satu sachet diduga sabu yang habis terpakai.

Salah satu pelaku yang ditangkap, Wawan, mengatakan dirinya dipanggil sama teman temannya berkumpul. 

Dirinya juga tidak mengakui beberapa senjata tajam yang diamankan polisi adalah miliknya dan itu milik temannya.

"Saya hanya dipanggil nongkrong pak," kilah warga asal Kelurahan Pampang ini, Minggu, (25/1/2015).

Penangkapan belasan geng motor ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan ulah para kelompok anak dibawah umur kerap berkumpul dan mabuk mabukan. 

Informasi yang diperoleh, dugaan jika mereka akan melakukan aksi pencurian di sejumlah minimarket malam Minggu.

Kapolsekta Manggala, Kompol Akbar Setiawan, mengatakan belasan kelompok diduga anggota geng motor ini adalah kelompok yang sama dan saling mengenal. 

Adapun asal mereka adalah warga Rappokalling, Pampang, Tello, Abdesir dan sekitar pasar Jalan Inspeksi SPAM. Dalam pertemuan mereka ada indikasi jika akan melakukan aksi kriminalitas. Namun, sebelum bergerak ditangkap terlebih dahulu.

"Kita melakukan patroli bersama. Saat melintas ada orang melihatnya dan kita tindaklanjuti dengan melakukan penggeledahan. Warga resah keberadaan mereka. Dan kita akan bawa ke kantor polisi menginterogasi. Jika terbukti memiliki senjata tajam kita akan proses hukum," ujar Akbar Setiawan. SINDONEWS-Andi Ilham

Monday, 26 January 2015 09:12
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

PALU - Sejumlah pengendara sepeda motor di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu dinihari (25/1/2015) terjatuh akibat menabrak papan milik polisi setelah mencoba menghindari razia yang dilakukan aparat kepolisian. 

Dari razia ini polisi juga menemukan sejumlah pengendara yang membawa senjata tajam, minuman keras dan menahan pemuda yang membawa batu yang diduga provokator bentrok antar warga.

Kapolsek Palu Kompol I Ketut Tadius mengatakan, aksi nekat para pengendara ini terjadi sesaat ratusan aparat dari Polres Palu dan Polsek Palu Selatan baru saja menggelar razia diJalan Towua, Palu Selatan. 

“Tiba-tiba saja sebuah sepeda motor dipacu kencang melewati sejumlah petugas yang sedang berada di tengah jalan. Namun sayang aksi nekat pengendara ini berakhir di aspal dengan luka dibagian mata setelah menabrak papan milik polisi yang dipasang di ujung jalan,” kata Ketut, Minggu  (25/1/2015). 

Razia yang dilakukan oleh aparat Polres Palu ini, kata dia, untuk mengantisipasi aksi tawuran dan kenakalan remaja yang kerap terjadi di Kota Palu. 

Selain mencegah aksi tawuran dan kenakalan remaja, razia aparat kepolisian ini untuk mencegah masuknya kelompok-kelompok pelaku teror ke Kota Palu. “Minggu dini hari ini polisi menggelar razia di empat titik di Kota Palu,” tandasnya. SINDONEWS-Putra Yosvidar

Monday, 26 January 2015 09:11
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

WATAMPONE - Nahas menimpa Saenab (55), ibu asal Desa Batu Putih, Kecamatan Mallawa. Dia ditemukan tewas setelah tersengat listrik perangkap babi yang terpasang di pagar kebun warga Bancee, Desa Poleonro, Kecamatan Libureng.

"Tadi pagi, sejumlah warga yang hendak ke kebun menemukan sesosok mayat perempuan yang belakangan identitasnya diketahui bernama Saenab binti Tubang," kata  Kapolsek Libureng AKP Makmur, sabtu (24/1/2015). 

Ditambahkan dia, pada saat mayat perempuan itu ditemukan, kondisi kakinya melepuh akibat luka bakar yang diduga terkena aliran listrik.

"Kuat dugaan, Saenab tewas terjerat perangkap babi yang dialiri listrik di pagar kebun milik Sammeng (70), sehingga korban tewas di tempat," terangnya. SINDONEWS-Waris Hasrat

Monday, 26 January 2015 09:10
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

2013 © Makassar Terkini. All rights reserved.

Top Desktop version