Makassar Terkini

Switch to desktop Register Login

BERITA TERKINI

BERITA TERKINI (2344)

MAKASSAR - Teror bom Pesawat Batik Air di Bandara Hasanuddin, Kabupaten Gowa, ternyata hoax. Tim Jihandak Brimob Polda Sulselbar yang melakukan sterilisasi di tubuh pesawat menggunakan metal detector tidak menemukan bom.

Kapolres Maros AKPB Hotman Sirait menjelaskan, hasil pemeriksaan tubuh pesawat dan barang milik penumpang tidak ada ditemukan sebagaimana pesan singkat teror bom. 

"Nihil, tidak ada bom. Kasus ini ditangani pihak Polda Ambon dan Polda sulsel untuk melakukan penyelidikan terkait sumber pesan singkat beredar lewat tower di Ambon," katanya, kepada wartawan, Jumat (17/4/2015). 

Ditambahkan dia, selain Polres Maros yang diback up Tim SAR, Angkasa Pura (AP), dan Polda Sulselbar juga diterjunkan untuk mengevakuasi penumpang.

Kendati begitu, ancaman teror bom ini sempat menelantarkan penumpang Pesawat Batik Air selama enam jam. Setelah dinyatakan aman, sebanyak 124 penumpang diterbangkan kembali ke Jakarta.SINDONEWS-Andi Ilham

Saturday, 18 April 2015 01:03
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Am (17), pelajar salah satu SMK di Makassar terpaksa diamankan aparat atas dugaan pencabulan  terhadap  bocah  yang masih tetangganya sebut saja bunga (6).

Menurut ibu korban, Syamsiah dugaan pencabulan  diketahui saat tiba-tiba korban datang sambil menagis lantaran merasa sakit dibagian kemaluanya.

Syamsiah pun  bertanya kepada korban, hingga akhirnya korban menceritakan bahwa pelaku, yaitu Am yang telah dikenalnya mengajak korban untuk masuk kerumahnya dengan alasan meminta pertolongan korban.

Korban yang masih polos tanpa rasa curiga menuruti permintaan pelaku untuk masuk ke rumah pelaku.

"Disaat itulah Am melepaskan celana anak saya dan menusuk kemaluan korban dengan jarinya berulang kali. Karena kesakitan anak saya pulang dan menangis,"terang Syamsiar dengan nada geram.

Namun keterangan korban dibantah oleh pelaku. Dihadapan polisi Am menyebutkan korban sendiri yang mendatangi rumah pelaku untuk meminta uang.

"Saya kesal dimintai uang terus, akhirnya saya suruh pulang. Kemudian dia (korban) tida k mau pulang lalu saya dorong dan tangan saya mengenai kemaluanya, bukan disengaja," elak pelaku.

Sementara aparat kepolisian dari Mapolsekta Panakkukang tempat ibu korban melaporkan pelaku,  melimpahkan kasus ini ke unit perlindungan perempuan dan anak Mapolrestabes Makassar guna proses penyidikan lebih lanjut. SINDONEWS-Muhammad Nur

Saturday, 18 April 2015 01:02
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Teror bom di dalam Pesawat Batik Air tujuan Ambon-Jakarta, tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Pesawat dengan nomor penerbangan PK-lag Id-6171 itu telah dievakuasi ke Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU), beserta 124 penumpangnya. Dari kejauhan tampak terlihat beberapa TNI AU, beserta aparat kepolisian sedang melakukan evakuasi pesawat. 

Di pangkalan ini, beberapa TNI AI melakukan pencarian benda diduga bom, setelah seluruh penumpang berhasil diturunkan. Tidak ada korban jiwa, maupun luka dalam peristiwa ini. Semua penumpang dikabarkan selamat. 

Namun, di mana letak pasti pesawat, hingga kini masih belum diketahui secara pastik. Pihak Angkasa Pura (AP) Sultan Hasanuddin melarang sejumlah awak media untuk mengambil gambar evakuasi dari Tim Gegana. SINDONEWS-Wahyu Ruslan

Saturday, 18 April 2015 01:01
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi mengatakan, teror bom Pesawat Batik Air berawal dari sms Orang Tak Dikenal (OTK) ke dua orang pegawai Lion Group atas nama Ibu Linda (LO Batik) dan Ibu Yanti (Chip Reservasi) Batik Air.

"Batik Air terima sms teror dari nomor hp '085211686682' yang bunyinya, 'ada bom siap meledak di Batik Air tanggal 17 pagi Ambon-Jakarta'," katanya kepada wartawan, di Makassar, Jumat (17/4/2015).

Setelah itu, dua penerima penerima sms OTK kepada ibu Linda Lion Group Batik Air melaporkan kepada chip security Lion Group atas nama Andrew Tomasoa. 

Sementara itu, Ibu Yanti melaporkan teror kepada securiti bandara yang dilanjutkan ke Asmen Ops Bandara. Kemudian, laporan disampaikan kepada petugas TNI AU atas nama Pratu Domingus, lalu diteruskan ke Danlanud Pattimura.

"Asmen minta tower agar menyampaikan ke tower Makassar, supaya pesawat dilandingkan di Makassar, guna pemeriksaan dan pengecekan. Karena tower sudah tidak menjangkau, maka dilaporkan masalah melalui via telepon," tambahnya. SINDONEWS-Andi Ilham 

Saturday, 18 April 2015 01:00
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Sebanyak 124 penumpang Pesawat Batik Air dari Ambon-Jakarta, berhasil dievakuasi oleh otoritas Bandara Hasanuddin, Kabupaten Gowa. 

Saat ini, penumpang masih terlantar di Bandara Hasanuddin, sambil menunggu sterilisasi dari Tim Gegana Brimob Polda Sulselbar, yang melakukan pengecekan di badan pesawat.

Sebelumnya diberitakan, teror bom menerpa Pesawat Batik Air, nomor penerbangan 6171 rute Jakarta ke Ambon. Pesawat mendadak mendarat di Bandara Hasanuddin, Kabupaten Maros. 

"Pihak Batik Air menerima info melalui tower dari Ambon, bahwa di dalam pesawat ada sebuah kotak yang dicurigai bom yang diterima oleh seorang melalui sms," kata Kapolsek Bandara Iptu Andi Alamsyah, kepada wartawan, Jumat (17/4/2015). 

Hingga kini, petugas TNI AU dan petugas bandara masih melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan di Bandara Makassar. Sejumlah wartawan yang hendak memasuki bandara pun dihadang oleh otoritas bandara.SINDONEWS-Andi Ilham

Saturday, 18 April 2015 01:00
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Teror bom Pesawat Batik Air nomor penerbangan 6171 rute Jakarta ke Ambon, dipastikan tidak ada hubungannya dengan pelantikan Kapolri Komjen Badrodin Haiti di Jakarta. 

Krimonolog di Makassar, Krim Muhadar mengatakan, ancaman bom yang meneror pesawat Batik Air adalah perbuatan iseng yang dilakukan oleh pelaku tidak bertanggung jawab. 

"Kejadian itu tidak terkait sama sekali dengan pengalihan isu pelantikan Kapolri, dan Islam radikal, seperti ISIS," katanya, kepada wartawan, Jumat (17/4/2015). 

Lebih lanjut, dirinya menduga, pembuat teror menyimpan sakit hati kepada perusahaan pesawat tersebut, karena tidak puas dengan pelayanan yang diberikan pihak perusahaan. 

"Kemungkinannya iseng. Terlebih, kepada penumpang yang bisa batal bisnisnya, karena pelayanan tidak memuaskan," sambung civitas akademika Universitas Hasanuddin, Makassar.

Menurutnya, teror bom kerap kali mengancam dan bukan pertama kalinya terjadi di Kota Makassar. Sebelumnya, di Kantor Biro Kompas TV juga pernah diteror bom yang sama pekan lalu. SINDONEWS-Andi Ilham

Saturday, 18 April 2015 00:59
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

TAKALAR - Ratusan siswa SMKN 7 Takalar, melakukan aksi mogok belajar, dan menyegel ruangan kantor sekolah. Para siswa menolak kekerasan yang dilakukan oleh kepala sekolahnya yang kerap kali memukuli para siswa.

Tak hanya itu, oknum kepala sekolah tersebut pun diduga melakukan pungutan liar kepada siswanya. Mereka juga menuding, kepala sekolah melakukan pemotongan dana bantuan siswa miskin yang di sekolah itu. 

Aksi mogok belajar dan demo para siswa ini menarik perhatian masyarakat sekitar. Sebab, para pelajar tidak hanya menyegel ruang kantor guru dan kepala sekolah dengan menggunakan bambu, dan pot bunga. Tetapi juga membakar ban bekas. 

Dalam aksinya, para siswa meminta agar kepala sekolahnya segera diganti. Sebab, apa yang dilakukan oleh kepala sekolahnya itu tidak dapat dijadikan contoh baik oleh para siswa. 

Salah seorang siswa Kelas 2 SMKN 7 Takalar, Andi mengatakan, unjuk rasa dilakukan, karena para siswa kerap disiksa dan dianiaya oleh oknum kepala sekolah. Para siswa mendesak, kepala sekolah itu segara diganti. 

Petugas kepolisian setempat yang tiba di sekolah langsung memberikan pengarahan kepada para siswa, untuk berhenti berunjuk rasa. Meski demikian, para siswa mengancam akan terus melakukan aksi mogok belajar, hingga kepala sekolahnya diganti. SINDONEWS-Bugma

Friday, 17 April 2015 01:29
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Petugas Resmob Brimob Polda Sulselbar, berhasil membekuk pelaku jambret sadis yang sangat meresahkan warga Gowa, Sulawesi Selatan. Pelaku adalah Juli Ardiansyah (17), seorang residivis jambret. 

Berdasarkan catatan kepolisian, warga BTN Pao Pao, Kabupaten Gowa, itu terakhir melakukan aksinya tujuh hari lalu, di fly over Gowa, bersama dengan seorang rekannya Wahyudi yang lebih dahulu ditangkap. 

Kapolsekta Panakukkang Kompol Tri Hambodo mengatakan, pihaknya Juli masih dilakukan pengembangan, dan belum diserahkan ke Polsekta Panakukkang. Pihaknya juga akan melakukan interogasi yang marak jambret di wilayahnya.

"Kami masih tunggu pelakunya. Nanti kami interogasi juga. Rekannya Wahyudi juga kami sudah tahan sebelumnya," ujar Tri Hambodo, kepada wartawan, Kamis (16/4/2015).

Informasi yang diperoleh, anggota subden 1 resmob langsung melakukan pengembangan ke rumah kontrakan pelaku Juli, dan ditemukan motor Ninja R hitam plat putih DD 3987 YX dan helm pink yang dipakai untuk melakukan aksinya.

Sebelumnya, seorang wanita bernama Hardiyanti (23), mahasiswa Unhas, warga Perumnas Antang, Jalan Lasuloro, Makassar melawan dengan mempertahankan tas miliknya berisi uang tunai Rp2 juta dan satu ponsel.

Meski demikian, dia rela terseret motor hingga 10 meter di jalan. Menurut korban Hardianty (23), saat itu dirinya sedang berada di depan Bank Bukopin, menunggu rekannya. Waktu itu, korban sudah curiga pelaku membuntutinya. 

"Saya sedang mendorong motor, pelaku tersebut sudah ada di belakang saya, dan pelaku masih menarik tas. Saya berteriak dan meminta tolong, akhirnya polisi mengejarnya," pungkas korban. SINDONEWS-Andi Ilham

Friday, 17 April 2015 01:28
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

GOWA - Mencari dompetnya yang terjatuh ke dalam sumur, Suardi, seorang pemuda di Gowa, Sulawesi Selatan, malah tercebur masuk ke dalam sumur sedalam 25 meter dan tewas. 

Dua orang warga yang berusaha menolong korban saat terjatuh pun nyaris tewas di dalam sumur. Keduanya, lalu dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan pertolongan.

Pengangkatan jenazah warga Desa Burung-burung, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, ini berlangsung cukup lama, yakni satu jam. Tim evakuasi berasal dari SAR dan warga sekitar. 

Saat jenazah berhasil dievakuasi, isak tangis keluarga korban pun pecah. Rencananya, pihak keluarga akan memakamkan jenazah korban siang ini, di tempat pemakaman umum setempat. 

Jumadin, sepupu korban mengatakan, peristiwa itu berawal dari korban yang ingin mencari dompetnya di sumur tetangganya tersebut. Namun, dia malah terjatuh ke dalam sumur dan meninggal.SINDONEWS-Bugma

Friday, 17 April 2015 01:27
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

GOWA - Terjatuh saat menjambret tas milik seorang pengendara wanita, dua orang remaja di Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi bulan-bulanan warga. Beruntung, nyawa keduanya berhasil diselamatkan petugas kepolisian. 

Kedua remaja itu adalah AS dan AG. Aksi nahas mereka dilakukan, di Jalan Andi Tonro Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

Warga yang kesal terhadap pelaku, sempat mengepung mereka, dan melakukan penghakiman. Jumlah warga yang ingin menghakimi pelaku secara langsung pun bertambah banyak. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi pun langsung melakukan pengamanan.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan tas milik korban berisi sebuah dompet hasil menjambret pelaku.

Menurut korban, pelaku terjatuh dari sepeda motornya, saat berhasil menjambret dan membawa kabur tas korban. Dihadapan petugas, salah seorang pelaku mengaku baru sekali menjambret tas. 

Guna proses hukum, sepeda motor pelaku, serta tas yang dijambret kedua pelaku, kini disita polisi sebagai barang bukti. SINDONEWS-Bugma

Friday, 17 April 2015 01:25
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

2013 © Makassar Terkini. All rights reserved.

Top Desktop version