Makassar Terkini

Switch to desktop Register Login

BERITA TERKINI

BERITA TERKINI (1738)

MAKASSAR - Satu lagi perguruan tinggi akan hadir di Sulsel. Yaitu Institut Teknologi (IT) BJ Habibi yang rencananya akan didirikan di Kota Parepare. Jika tidak ada aral melintang, BJ Habibie sendiri yang akan meresmikan pembangunan itu besok.

Presiden RI ketiga itu sudah tiba di Makassar, sejak hari ini. Plt Sekprov Sulsel Abdul Latief mengatakan, kehadiran BJ Habibie ke Parepare untuk meresmikan pembangunan IT BJ Habibie.

Pembangunan kampus IT BJ Habibie dilakukan sebagai apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare kepada BJ Habibie yang menjadi satu-satunya putra daerah Kota Parepare yang pernah menjadi Presiden RI.

"Agenda utama Pak Habibie adalah mencanangkan pembangunan IT di Parepare" ujar Latief, usai menjemput BJ Habibie di Bandara Sultan Hasanuddin, Rabu (27/8/2014).

Latief yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga Sulsel ini, pembangunan IT BJ Habibie di Parepare, berasal dari dana yayasan milik BJ Habibie.

Selain akan meresmikan pembangunan IT BJ Habibie, kedatangan mantan Menteri Riset dan Teknologi itu untuk mengenang semasa kecilnya dulu. Agenda lainnya akan menjadi pemateri pada acara salah satu televisi nasional di Unhas.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel Abdullah Djabbar mengatakan, pembangunan IT BJ Habibie tidak menggunakan anggaran pemerintah, tetapi menggunakan dana yayasan yang dimiliki oleh BJ Habibie.

"Itu anggaran pembangunan dari yayasan yang dimiliki Pak Habibie. Tidak ada dari APBD, tapi kemungkinan pembangunannya akan dibantu dari APBN," pungkasnya. SINDONEWS-Jumaidil Halide

Thursday, 28 August 2014 00:31
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

GORONTALO - Sebuah situs online mencantumkan Pulau Sandy, di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, termasuk salah satu pulau yang akan dijual.

Pulau Sandy terkenal dengan pantainya yang menjorok ketengah laut, pasir putih, dan air laut yang jernih, sehingga pengunjung bisa menikmati terumbu karang yang berada disepanjang pantai.

Untuk menambah minat pembeli, pemasang iklan situs online tersebut memasang foto-foto keindahan panorama pantai Pulau Sandy yang berletak di sebelah utara, tepatnya di Kabupaten Gorontalo Utara.

Salah satu yang paling disukai pengunjung di pulau ini adalah air lautnya yang jernih, sehingga mereka bisa menikmati keindahan terumbu karang yang terdapat disepanjang pantai dengan luas 12 hektare.

Namun keindahah pulau ini terusik kabar sebuah situs online yang mencantumkan nama Pulau Sandy dalam daftar pulau yang dijual. Meski disitus ini tidak dicantumkan berapa harga pulau ini, tetapi kabar ini cukup menghebohkan.

Selain dijual, pulau ini juga akan disewakan selama 30 tahun dan bisa diperpanjang selama 60 tahun. Sejauh ini belum bisa dipastikan tentang kebenaran penjualan pulau ini. Pemerintah setempat juga belum bisa dikonfirmasi terkait kabar ini.

Merujuk ke Undang-undang No 27 tahun 2017 sebagai dasar pengelolaan pesisir, ditambah Peraturan Pemerintah No 62 tahun 2010, serta Peraturan Menteri No 20 tahun 2008, pulau-pulau kecil tidak boleh dimiliki perseorangan atau perusahaan. SINDONEWS-Zainal Ahmad

Thursday, 28 August 2014 00:30
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

SENGKANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sengkang memusnahkan 50,8411 gram sabu, 3.994 gram ganja kering, tiga pucuk senjata api rakitan, enam bilah senjata tajam, dan 271 sachet kosong, hasil sitaan tindak kejahatan sejak 2013 hingga Agustus 2014.

Sementara 22 butir peluru senjata itu diamankan ke Kapolres Wajo. Pemusnahan disaksikan Plt Sekda Kabupaten Wajo Andi Maddukkelleng Oddang, Ketua PN Sengkang Slamet, Ka Lapas Andi Anjas, Letda Jamaluddin dari Kodim, dan Kapolres Wajo AKBP Masrur.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, dilarutkan kedalam air, dan dipecahkan kemudian ditanam. Hal ini dilakukan  untuk mencegah, agar barang bukti tidak hilang atau disalahgunakan.

Kepala kejaksaan negeri sengkang suwanda mentakan, perkara narkoba di Sengkang sangat banyak dan atas kerja sama yang baik hal tersebut bisa dikurangi. "Dan pemusnahan ini sebagai bentuk penekanan peredaran narkoba," katanya, Rabu (27/8/2014).

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari sengkang Andi Kurnia menambahkan, sabu seberat 50,8411 gram tersebut terdiri dari 42 perkara. Sementara ganja dua perkara, sajam enam perkara, dan senjata api satu perkara.

"Barang bukti ini merupakan perkara sejak 1 juni 2013 sampai 27 agustus 2014," ungkapnya.

Dia mengatakan, semua pihak diharapkan ikut berpartisipasi dalam memerangi kasus narkotika di Kabupaten Wajo. "Semua pihak harus ikut berpartisipasi memerangi nakotika, termasuk dukungan masyarakat sangat di harapkan," katanya. SINDONEWS-Jumardi Nurdin

Thursday, 28 August 2014 00:29
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

WATANSOPPENG - Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Soppeng Munir Umar akhirnya ditahan, setelah menjalani proses sidang perdana pada Selasa 26 Agustus 2014. Selain Kadis PU, Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Dinas PU Kabupaten Soppeng Hidayat juga ikut ditahan.

"Setelah sidang perdana kemarin di Pengadilan Tipikor Makassar, langsung keluar penetapan penahanan, dan tadi malam sudah ditahan," kata Kepala Kejaksaan Negeri Watansoppeng Tri Ari Mulyanto, kepada wartawan, Rabu (27/8/2014).

Dia mengatakan, setelah dakwaan, tersangka tidak mengajukan eksepsi, sehingga pada sidang mendatang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

"Sebenarnya dalam kasus tersebut hanya satu perkara yang berkaitan. Namun menjadi dua berkas, tersangka Munir Umar dan Hidayat sama-sama ditahan," katanya.

Badan Pekerja Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulsel Djusman AR menambahkan, dari awal pihaknya tidak pernah berhenti memonitor kasus teersebut. Dirinya juga berharap penegak hukum jangan hanya berhenti pada kedua orang itu.

"Karena berdasarkan fakta hukum data yang kami laporkan, masih ada orang lain yang bisa jadi tersangka," ungkapnya.

Dia mengatakan, selain kasus tersebut sejumlah kasus lain yang ada di Soppeng juga harus segera diselesaikan, seperti kasus RSUD, dan temuan baru berupa kasus Pasar Lolloe.

"Kami berharap pihak penegak hukum di Soppeng jangan hanya tajam ke bawah, namun tumpul ke atas," katanya.

Seperti diketahui, Munir Umar ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi atau pemeliharaan jalan rutin tahun anggaran 2012. Dalam kasus tersebut, diduga negara mengalami kerugian Rp618 miliar.

Perbuatan tersangka diduga menyebabkan kerugian negara. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi keduanya tidak ditahan di Polres dan Kejari, karena mereka dinilai kooperatif dalam menjalani proses hukum.

Kegiatan rehabilitasi atau pemeliharaan jalan pada tahun anggaran 2012 di Kabupaten Soppeng meliputi 27 titik kegiatan, di antaranya 18 pemeliharaan jalan dan sembilan pemeliharaan jembatan.

Anggaran untuk kegiatan tersebut sebesar Rp2,339 miliar, bersumber dari APBD Soppeng tahun anggaran 2012.

Seperti diberitakan sebelumnya, Munir Umar dan Hidayat ditetapkan sebagai tersangka pada 31 Juli 2013. Mereka diduga melakukan penyimpangan administrasi dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan itu, Dinas PU Soppeng menunjuk delapan rekanan mengerjakan beberapa pengadaan material untuk rehabilitasi jalan dan jembatan. Material tersebut adalah batu pecah, LPA, aspal, batu, pasir, semen, dan kayu. Namun, kenyataannya kegiatan tersebut yang melaksanakan adalah Dinas PU Soppeng sendiri.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel dalam audit investigasinya menemukan ada penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 618 juta. SINDONEWS-Jumardi Nurdin

Thursday, 28 August 2014 00:28
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKALE - Pilkada Kabupaten Tana Toraja akan dilangsungkan tahun 2015. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja menyatakan hanya dua parpol yang memenuhi syarat mengusung sendiri pasangan calon bupati dan calon wakil bupati.

"Hanya Partai Golkar dan Demokrat yang memenuhi syarat mengusung sendiri pasangan calon bupati dan calon wakil bupati di Pilkada Kabupaten Tana Toraja tahun 2015," ujar Ketua KPU Tana Toraja Rizal Randa di Makale, Rabu (27/8/2914).

Rizal menjelaskan, sesuai dengan persyaratan untuk mengusung pasangan calon, setiap parpol harus memiliki minimal 15 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja atau minimal 15 persen perolehan suara sah pada Pileg 2014.

Jumlah kursi yang ada di DPRD Tana Toraja sebanyak 30 kursi, sehingga parpol yang berhak mengusung calon bupati minimal memperoleh lima kursi di DPRD Tana Toraja.

Berdasarkan hasil Pileg 2014 di Tana Toraja, hanya Partai Golkar yang memenuhi syarat perolehan kursi di DPRD untuk mengusung sendiri pasangan calon bupati dan wakil bupati karena meraih tujuh kursi di DPRD Tana Toraja.

Sementara, Partai Demokrat meski hanya memperoleh tiga kursi di DPRD Tana Toraja, namun perolehan suaranya lebih dari 16 persen dari total suara sah Pileg 2014 di Tana Toraja. Dengan begitu, Partai Demokrat juga berhak mengusung sendiri pasangan calon tanpa harus berkoalisi dengan parpol lainnya.

Parpol lainnya yang meraih kursi di DPRD Tana Toraja tetapi tidak memenuhi syarat mengusung sendiri calon bupati yakni Partai Gerindra (4 kursi), Partai Nasdem (4 kursi), Hanura (4 kursi), PDIP (3 kursi), PKPI (3 kursi), dan PKS (2 kursi).

"Parpol lainnya yang meraih kursi di DPRD Tana Toraja selain Partai Golkar dan Demokrat harus melakukan koalisi dengan sejumlah parpol jika ingin mengusung calon bupati di pilkada 2014," jelas Rizal.

Dia menambahkan, KPU Tana Toraja saat ini sedang melakukan persiapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tana Toraja tahun 2015. Dalam waktu dekat, KPU Tana Toraja akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja terkait pembahasan anggaran pilkada. Sebab, sumber dana pelaksanaan pilkada bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

"Saat ini, kami masih merancang besarnya biaya Pilkada 2015. Setelah itu kami akan membahas bersama kebutuhan anggaran pilkada dengan pemerintah setempat," ujar Rizal.SINDONEWS-Joni Lembang

Thursday, 28 August 2014 00:28
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

SUNGGUMINASA - Kasus asusila terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Sebanyak 12 bocah di Gowa, Sulawesi Selatan, dilaporkan menjadi korban sodomi dan pencabulan oleh murid kelas 6 SD.

Dua dari 12 bocah yang menjadi korban kejahatan asusila di Gowa, Sulawesi Selatan, melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Gowa, Rabu (27/8/2014) dini hari.

Kasus asusila tersebut terjadi di sebuah rumah kosong di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sejak tahun 2012. Modusnya, pelaku berpura-pura mengajak korbannya untuk bermain petak umpet.

Saat para korban masuk ke rumah kosong, pelaku langsung menyekap dan menyodomi korbannya. Diduga, hal itu dilakukan DM karena kerap menonton video porno. Selain itu, pelaku juga pernah menjadi korban sodomi oleh sejumlah remaja saat berusia tujuh tahun.

DM saat ini diamankan dan diperiksa petugas di Ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Gowa. Sementara, tiga dari 12 korban tindak asusila DM adalah perempuan.

Rencananya, 12 orang bocah yang menjadi korban DM akan dipanggil ke Mapolres Gowa untuk dimintai keterangan. SINDONEWS-Bugma

Wednesday, 27 August 2014 03:48
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Bentrok antarwarga di Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan kembali pecah malam ini. Bentrokan yang melibatkan warga Kandea dan Baraiyya itu dilakukan dengan saling serang menggunakan batu, anak panah dan bom molotov.

Bahkan kedua kubu yang bertikai menggunakan papan kayu dan atap seng menjadi tameng untuk berlindung dari serangan lawannya.

Petugas gabungan TNI/Polri yang tiba di lokasi langsung nampak kesuitan membubarkan bentrokan warga itu.

Lantaran salah satu kubu balik menyerang dan menolak kedatangan petugas. Mereka pun nekad melakukan penyerangan dengan menggunakan batu dan anak panah.

Akhirnya petugas gabungan terpaksa bertindak tegas dengan melepaskan tembakan gas air mata dan tembakan peringatan ke udara berulang kali guna memecah konsentrasi ratusan warga.

Petugas langsung melakukan penyisiran di TKP dan mengamankan sejumlah anak panah yang berserahkan di lokasi bentrokan.

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya bentrokan. Namun di duga aksi saling serang terjadi akibat dendam lama antar dua kelompok warga tersebut.

Hingga kini petugas gabungan TNI/Polri bersenjata lengkap masih disiagakan di lokasi guna mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan. SINDONEWS-Muh Sardi

Tuesday, 26 August 2014 09:10
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Satu unit gudang tempat menyimpanan kardus bekas di Jalan Andi Mangerangi, Kecamatan Tamalate Makassar, Senin malam (25/8/2014) ludes dilalap si jago merah.

Api  menghanguskan seluruh isi gudang kardus bekas milik seorang pengusaha atas nama Noldi.

Kebakaran diduga akibat sebuah puntung rokok yang dibuang salah satu karyawan mengenai kardus bekas di dalam gudang.

Sudah hampir tiga  jam lebih amukan api belum bisa dipadamkan. Sementara belasan armada kebakaran yang dikerahkan terus berusaha menyemprot titik api dibantu dengan warga sekitar.

Mobil pemadam mengalami kesulitan dalam memadamkan api karena titik  api di dalam gudang sulit tertembus oleh pemadam. Pasalnya kardus yang bertumpuk setinggi 5 meter sementara gudang dipagari tembok. SINDONEWS-Muhammad Nur

Tuesday, 26 August 2014 09:09
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

WATAMPONE - Sejumlah benda pusaka yang tersimpan di Galeri dalam Kompleks Museum Lapawowoi, di Jalan MH Thamrin, Kota Watampone, raib digondol maling, Senin dini hari tadi (25/8/2014).

"Peristiwa pencurian tersebut baru diketahui sekitar jam delapan pagi tadi, saat itu saya diberitahu oleh teman yang hendak masuk ke ruang galeri, tapi ternyata telah terbuka dan kunci pintu galeri itu telah dirusak, empat benda pusaka yang dipajang tidak lagi ditempatnya," kata Wanda (27) penanggung jawab galeri saat dikonfirmasi.

Wanda juga menyebutkan, beberapa benda pusaka yang digondol kawanan pencuri itu di antaranya tiga keris dan satu badik jenis gecong yang merupakan benda pusaka milik warga yang disimpan di galeri tersebut.

Sementara beberapa benda pusaka dan benda-benda seni lainnya, sambungnya, seperti replika Patung Arung Palakka, Songkok to Bone dan baju-baju khas bugis lainnya sepertinya tidak dilirik oleh maling tersebut, karena benda-benda tersebut utuh tidak tersentuh pencuri tersebut.

"Keris dan badik itu sudah dipajang kurang lebih seminggu, semua barang-barang itu masih lengkap dan utuh saya pajang di dinding hingga hilang tadi subuh," jelas Wanda.

Menurut dia, diperkirakan para pelaku memasuki areal museum dengan merusak pintu galeri Museum Lapawowi yang tergembok lalu beraksi mengambil benda pusaka itu dengan leluasa.

Bahkan keris dan badik pusaka pun tak luput dari incaran para maling itu. "Padahal keris dan badik itu titipan warga untuk dipajang di galeri ini," timpalnya.

Salah seorang pemilik benda pusaka tersebut, Sapriadi (26) mengatakan, sejak sepekan yang lalu menitip badik tua jenis gecong miliknya di galeri tersebut.

"Sebenarnya badik tersebut adalah benda pusaka milik keluarga saya, saya titip di geleri Museum Lapawowi tersebut untuk dipajang," ujarnya.

Bahkan Sapriadi tidak menyangka kalau galeri tersebut bakal dibobol maling. "Padahal saya dan beberapa teman-teman saya sering menginap ditempat ini, tapi justru tadi malam badik tersebut dicuri," ujar Sapriadi sambil menerangkan beberapa waktu yang lalu ada pihak yang menawar untuk membeli benda pusakanya itu.

Kanit SPKT Polres Bone, Aiptu JS Kamonto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian benda pusaka di Galeri di Kompleks Museum Lapawowoi Watampone tersebut.

"Kemungkinan pelaku masuk melalui pintu dengan merusak kunci pintu, dari keterangan saksi diperkirakan pelaku melakukan aksinya pada tengah malam atau dinihari tadi," ujarnya.

Selain itu dilihat dari lokasi tempat penyimpanan benda pusaka tersebut yang dapat dilihat langsung melalui jendela kaca depannya ada kemungkinan pelaku telah mengetahui keadaan di TKP dan mengincar benda tersebut.

"Kami telah melakukan olah TKP dan saat ini keterangan saksi sementara kami terima, begitu juga dengan barang buktinya telah kami amankan, dan kasus ini sementara dilidik petugas termasuk mengejar pelaku pencurian," pungkasnya. SINDONEWS-Waris Hasrat

Tuesday, 26 August 2014 09:08
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAJENE - Setelah dikejar selama tiga bulan, residivis kasus pencurian laptop dan ponsel berhasil diringkus oleh Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Majene, Sulawesi Barat.

Tersangka Firdaus yang sudah buron sejak bulan Mei lalu ini terpaksa dilumpuhkan oleh petugas dengan timah panas karena mencoba melarikan diri saat akan disergap di tempat persembunyiannya di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (26/8/2014). Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil curiannya.

Di depan polisi,  warga Lingkungan Pa'leo, Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene ini mengaku telah 23 kali melakukan aksi pencurian barang elektronik di beberapa tempat sasarannya seperti kos mahasiswa dan rumah-rumah warga pada siang hari. Tersangka juga sudah tiga kali mendekam di Rutan Klas IIB Majene.

Kasat Reskrim Polres Majene AKP Jubaedi mengatakan, Firdaus adalah salah seorang residivis yang sudah empat kali melakukan pencurian sejak keluar dari rutan. "Tersangka bersama-sama dua rekannya yang lebih dahulu telah ditangkap polisi diduga sering melakukan aksi pencurian laptop dan ponsel di sejumlah tempat," kata Jubaedi.

Selama buron, residivis ini berpindah-pindah tempat dan terakhir keberadaannya diketahui di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku diamankan di Mapolres Majene. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
SINDONEWS-Alimukhtar

Tuesday, 26 August 2014 09:07
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

2013 © Makassar Terkini. All rights reserved.

Top Desktop version