Makassar Terkini

Switch to desktop Register Login

BERITA TERKINI

BERITA TERKINI (1824)

MAKASSAR - Gudang Mall Panakukkang yang terletak di bagian belakang (Hypermart) lantai I Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakukkang terbakar.

Ratusan karyawan dan pengunjung panik dan berhamburan keluar menyelamatkan diri yang terjadi sekira pukul 20.00, Wita, Minggu (21/9/2014).

Kebakaran yang nyaris membakar gedung berlantaikan 4 pusat perbelanjaan terbesar di Kota Makassar ini menjadi tontonan oleh sejumlah pengunjung.

Api yang diduga berasal dari gudang dan dipenuhi kardus mengakibatkan kepulan asap yang keluar dari gedung.

Salah seorang Satpam Mall Panakukkang, Korfinus Muspin, mengatakan api terlihat dari gudang penyimpanan. Tidak lama, suara jeritan kebakaran mewarnai seluruh gedung dan berhamburan keluar.

"Tidak ada sirine berbunyi, hanya teriakan kebakaran," kata Satpam yang bertugas di parkiran belakang ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Imran Samad, mengatakan kondisi gedung MP membuat petugas pemadam kewalahan, pasalnya pengelola tidak koperatif terhadap pemadaman membuka pintu dan takut akan penjarahan dan perampokan.

"Seharusnya ada pengelola, memandu kita untuk pemadaman. Pengelola melarang kita membobol temboknya tapi sudah kita lakukan dan api sudah dapat dikendalikan dari gudang tumpukan kartu," kata Imran.

Menurut Imran, untuk kebakaran itu, pihaknya mengerahkan sebanyak enam unit armada. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut namun dugaan, kata Imran, adalah puntung rokok.

Di lokasi kejadian, sejumlah aparat Polsekta Panakukkang melakukan olah TKP dengan memasang garis Police Line.  SINDONEWS-Andi Ilham

Monday, 22 September 2014 00:18
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

SUNGGUMINASA - Dua orang pendaki asal SMA 16 Makassar, yang hilang saat melakukan pendakian di Lembah Ramma' Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa Sulsel akhirnya berhasil ditemukan selamat, setelah 5 jam menghilang.

Kedua pendaki Gunung Bawakaraeng tersebut yakni Mulyana (16) dan Afiq (18). Sebelumnya kedua pelajar SMA itu tersesat di Gunung Bawakaraeng, hingga akhirnya ditemukan dengan selamat, meski dengan kondisi mulai lemah, Minggu (21/9/2014).

Ke dua pendaki Gunung Bawakaraeng ini awalnya mendaki ke Lembah Ramma, sejak Sabtu sore 20 September 2014.

Mereka berencana kembali hari Minggu pagi (21/9/2014) namun ditemukan oleh 5 orang pendaki lain yang ingin melakukan perjalanan ke Lembanna.

Tata Rasyid, salah seorang warga Lembanna mengatakan, keduanya ditemukan para pendaki yang hendak turun.

“Sudah ditemukan sama lima mahasiswa yang mau turun juga. Dia ditemukan di sekitaran Talung, katanya tersesat,” paparnya.

Keduanya diperkirakan tersesat selama lima jam. Mereka dikabarkan tidak bergerak dari titik tempat keduanya tersesat dengan kondisi lemah.SINDONEWS-Bugma

Monday, 22 September 2014 00:17
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Sebanyak 30 orang anggota geng motor yang terlibat sejumlah penyerangan di Kota Makassar ditangkap jajaran Polrestabes Makassar.
 
Ke 30 anggota geng motor yang meresahkan sebagian masyarakat Kota Makassar ini berhasil ditangkap pihak kepolisian di sekitar Kampus STMIK Handayani, Jalan Adhyaksa, Kecamatan Panakukkang, sekira pukul 23.00, Wita, Sabtu 20 September 2014.

Beberapa orang di antara 30 anggota geng motor itu ternyata dibekingi oleh oknum TNI. Bahkan dua dari pelaku geng motor yakni DJ dan As yang ditangkap, mengaku terlibat penyerangan sejumlah warkop di Kota Makassar seperti di Warkop 17, Warkop 76, Warkop Deng Sija, Real Coffe, Jalan Pettarani depan Suzuki Sinar Galesong dengan hasil uang Rp5 juta dan sejumlah ponsel.

Penyerangan yang dilakukan 30 anggota geng motor terhadap sejumlah warkop di Kota Makassar itu diduga disuruh oleh oknum anggota TNI Pratu WN.

Pelaku geng motor DJ, mengatakan, saat itu bersama sekitar 10-an motor berboncengan sebelum menyerang Warkop 76. Bersama dengan rekannya, dia dikumpulkan dan diberi minuman keras (miras).

"Dia bilang kalau mau dapat uang masuk di dalam warkop merampas barang berharga milik pengunjung," kata DJ kepada sejumlah wartawan.

Pelaku geng motor ini juga mengakui, hasil rampasan dan perampokannya itu kemudian dibagi secara merata yang dikoordinir oleh oknum TNI tersebut dan berlangsung selama satu bulan.

Sementara itu, AA pelaku geng motor yang diamankan juga diidentifikasi sebagai anak seorang polisi yang berpangkat Aiptu bertugas di Sabhara Polrestabes Makassar.

Pelaku AA yang penuh tato di tubuhnya ini terlibat beberapa perampokan warkop namun hanya diakui satu tempat warkop. "Saya di Warkop 76 saja pak," katanya.

Dari penangkapan 30 anggota geng motor ini yang tergolong jumlah besar mereka berasal dari Jalan Batua, Jalan Adhyaksa, Jalan Sukaria, Abdesir dan juga datang dari Sudiang.

Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar mengangkut menggunakan tiga mobil. Lima diantara pelaku geng motor, dilakukan pengembangan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Fery Abraham, membenarkan adanya pengakuan dari salah seorang pelaku geng motor dan masih dalam penyelidikan.

"Ini masih proses dan kita masih kembangkan," kata Fery melalui Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasiah.

Kapendam VII Wirabuana, Letkol Inf I Made Sutia saat dihubungi membantah keterilbatan anggota TNI. Dia mengatakan, pernyataan pelaku geng motor tidaklah benar.

Menurutnya, pelaku bisa saja mengada ada dan tidak bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Proses pemeriksaan perlu dilakukan.

"Apa bisa tunjukkan orangnya. Laporan ini akan kita tindaklanjuti dengan melakukan pengawasan," kata I Made.

Sementara itu, Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasiah mengatakan jika hasil cipta kondisi dilakukan setiap Polsek-Polsek dan bekerjasama dengan pihak TNI.

Adapun keterlibataan dugaan oknum TNI masih dalam penyelidikan dan pembuktiannya. Dari 30-an anggota geng motor yang diamankan, lima diantaranya berhasil diidentifikasi melakukan tindakan kriminal yakni Dejan (17), Asri (17), Yuda (17), Andika (17) dan Arya (19).

Penangkapan kawanan geng motor ini dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Polrestabes Makassar Iptu Sandi Galih Putra.

"Kelimanya sementara diperiksa dan penyelidikan di Mapolrestabes Makassar," kata Mantasiah.

Menurut Mantasiah, hasil pengamanan tim terpadu yang bekerja sama dengan pemerintah Kota Makassar dan TNI menjaring beberapa pelaku kejahatan Minggu, 21 September diantaranya 11 orang saat pesta minuman ketas di Jalan Sultan Alauddin.

Penangkapan terhadap lima anggota geng motor itu sesuai dengan laporan polisi yaitu; Lp/1342/Vll2014/Manggala tanggal 18 Juli 2014;  LP/67/Vlll/Manggala tanggal 11 Agustus 2014;  Lp/1530/Vlll/Panakukang, 15 Agustus 2014 ; Lp/1574/Vlll/Panakukang  24 Agustus 2014.

Dan satu pelaku membawa senjata tajam berupa badik di Polsekta Tamalanrea bernama Hamsah (29).SINDONEWS-Andi Ilham

Monday, 22 September 2014 00:17
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

POLMAN - Puluhan hektare kebun kakao milik petani, di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), terbakar. Akibat kebakaran ini, petani rugi ratusa juta rupiah.

Asap yang membumbung tinggi, di sekitar perbukitan, tak jauh dari perkampungan padat penduduk, membuat panik warga sekitar, hingga berhamburan keluar rumah.

Kebakaran yang makin meluas juga memaksa warga menuju lokasi kebakaran yang berada di perbukitan. Namun tebalnya kepulan asap, membuat warga kesulitan.

Dengan menngunakan alat seadanya, warga berusaha memadamkan api menggunakan ranting, dan alat semprot rumput. Dalam waktu beberapa jam, api dengan cepat tela melahap dan menghaguskan kebun kakao petani seluas 30 hektare.

Meski tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan, namun lokasi kebakaran yang berada diperbukitan membuat pemadam hanya bisa memantau disekitar perkampungan.

Luasnya lokasi kebakaran juga membuat warga kesulitan menjangkau seluruh titil api yang berada di tiga lokasi. Kebakaran terjadi lantaran suhu panas kemarau yang menyebabkan ranting pohon dan semak belukar yang kering mudah terbakar.

Tiupan angin kencang membuat kebakaran meluas dalam waktu singkat. Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, tiga unit mobil pemadam kebakaran masih disiagakan disekitar pemukiman warga.

Akibat kebakaran ini, kerugian petani mencapai ratusan juta rupiah. Tercatat sejak dua minggu lalu hingga kini, kebakaran lahan dipicuh kemarau telah menghaguskan ratusan hektare yang berada di dua kecamatan. SINDONEWS-Huzair Zainal

Monday, 22 September 2014 00:16
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Sebanyak enam pemuda diamankan Polsek Panakkukang lantaran terlibat tawuran di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar. Tawuran terjadi Jumat (19/9/2014) sekitar pukul 23.00 WITA.

Dua kelompok yang terlibat tawuran yakni kelompok pemuda Kampung Rama dengan kelompok pemuda Jalan Paropo. Mereka menggunakan batu dan busur. Tawuran itu dapat dikendalikan setelah aparat kepolisian dan TNI tiba di TKP.

Komandan Koramil Panakkukang Kapten Inf Dewa Putu Gede mengatakan, peristiwa itu berawal dari salah seorang anak kampung kelompok Rama melintas di Jalan Abdullah Daeng Sirua dan tiba-tiba dipukuli oleh orang tak dikenal yang langsung lari masuk ke Jalan Paropo. Tidak terima dipukul, korban memanggil teman-temannya.

"Ada 20 orang kelompok pemuda Kampung Rama keluar dan langsung menyerang kelompok pemuda Jalan Paropo. Tidak terima, mereka langsung melakukan perlawanan dan terjadi saling serang," kata Dewa Putu Gede.

Aparat TNI dan kepolisian melakukan penyisiran dan berhasil menemukan 10 buah mata busur dan menangkap enam orang pelaku tawuran.

Kapolsek Panakkukang Kompol Tri Hambodo menjelaskan, keenam pelaku tawuran diamankan di Mapolsek Panakkukang untuk didengar keterangannya. Sejauh ini, pihaknya belum menetapkan tersangka karena masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Anggota juga masih melakukan penjagaan di lokasi tawuran, antisipasi penyerangan susulan dari kedua kelompok yang bertikai," kata Tri Hambodo. SINDONEWS-Andi Ilham

Saturday, 20 September 2014 01:12
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

BAUBAU - Keberangkatan jamaah haji Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, molor hingga tujuh jam dari jadwal yang ditentukan. Akibatnya, jamaah haji terlunta-lunta di Masjid Raya Baubau.

Sesuai jadwal, calon jamaah haji Kota Baubau akan diberangkatkan Jumat (19/9/2014) pukul 16.00 WITA. Namun, karena keterlambatan kapal Pelni yang akan memuat ratusan jamaah haji ini, jadwal keberangkatan molor hingga tujuh jam.

Para calon jamaah haji baru diberangkatkan menuju Makassar dengan menggunakan kapal Pelni KM Bukit Siguntang untuk bergabung dengan Kloter 20 Embarkasi Makassar pada pukul 23.00 WITA.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau M Dinisa A mengatakan, pihaknya telah menginformasikan keterlambatan kedatangan kapal ini kepada jamaah dan para jamaah diminta pengertiannya dan diharapkan bersabar.

Untuk mengisi kekosongan waktu, para jamaah haji asal Baubau bercengkerama dengan keluarga sebelum meninggalkan keluarga untuk menunaikan panggilan Allah ke Tanah Suci. Suasana haru juga terjadi ketika jamaah hendak diberangkatkan.

Jamaah haji Kota Baubau berjumlah 112 orang. Rata-rata para jamaah haji ini adalah lansia, bahkan ada jamaah yang menggunakan tongkat dan kursi roda.

Sesampainya di Makassar,  jamaah haji akan menginap beberapa hari di asrama haji dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada tanggal 23 September 2014. SINDONEWS-Andhy Eba

Saturday, 20 September 2014 01:11
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

PALU - Seorang siswi SMA di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah nyaris meregang nyawa setelah minum racun. Diduga, siswi SMA itu minum racun karena depresi setelah dianiaya oleh gurunya.

DL, siswi salah satu SMA di Kabupaten Sigi, tergolek lemah di Ruang Camar RSU Anutapura, Palu, Jumat (19/9/2014) malam. Dia terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan nyaris meregang nyawa seusai meminum racun di kamarnya, Jumat siang.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, DL yang juga ketua OSIS di sekolahnya ini ternyata sedang depresi setelah diduga dianiaya guru di sekolahnya, Jumat pagi. Dugaan penganiayaan itu ternyata sempat direkam oleh salah satu siswa. Dalam rekaman berdurasi satu menit itu, sang guru terlihat memarahi DL. Bahkan, guru tersebut mencengkeram kepala DL dan memukul lengan kanannya.
 
DL semakin terguncang setelah melihat status anak guru itu di media sosial yang menyebut nilainya akan ditahan oleh pihak sekolah.

Dugaan penganiayaan terhadap DL ini ternyata berawal dari pertengkarannya dengan anak guru itu yang juga bersekolah di tempat yang sama. Pertengkaran terjadi setelah putri guru itu menuduhnya tidak becus menjadi ketua OSIS. Pertengkaran itu akhirnya mengundang kemarahan sang guru yang juga wakasek di sekolah itu.
 
Orangtua DL langsung melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polsek Marawola. Pihak keluarga berharap kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan DL meminum racun itu diusut oleh pihak kepolisian setempat. SINDONEWS-Putra Yosvidar

Saturday, 20 September 2014 01:10
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Tiga pelaku pembobol konter ponel dan rumah kosong yang meresahkan warga Kota Makassar berhasil diringkus aparat Resmob Polrestabes Makassar, Jumat (19/9/2014). Ketiganya merupakan spesialis rumah kosong yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari tangan pelaku, aparat Resmob Polrestabes berhasil menyita 1 tas warna berwarna coklat, 6 jam tangan dengan bermerek, 1 tempat peralatan medicare, 1 kunci L dan 1 unit motor jupiter MX.

Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasiah, mengatakan telah diamankan pelaku pencurian dengan pemberatan dengan identitas pelaku diantaranya Kamaruddin alias Kamal (23), Agus Ultrapianto alias Agus (25), Abdullah Rauf alias Coklat (19).

Saat ditangkap pelaku pertama, Kamaruddin dilakukan interogasi dan kemudian menunjuk temannya yang tinggal di kost-kostan  Jalan Sumba.

"Ketiga pelaku melakukan aksinya malam hari dan sudah menjadi DPO selama beberapa pekan," kata Mantasiah yang dihubungi via ponselnya, Jumat, (19/9/2014).

Dijelaskan bahwa, hasil interogasi pelaku berhasil menggasak sejumlah elektronik dan uang tunai di beberapa tempat, yakni Jalan Tol Daeng mengambil barang berupa jam tangan, ponsel Samsung putih; Jalan Korban 40 Ribu Jiwa membongkar konter ponsel; Jalan Datuk Tiro mengambil uang Rp7 juta dan 3 ponsel; Jalan Sultan Alauddin mengambil laptop dan uang Rp400 ribu.

Sementara di Kompleks UNM mengambil ponsel Nokia dan BlackBerry, Jalan Rajawali mengambil ponsel Samsung;  Konter ponsel di Antang dan  di Kabupaten Maros.SINDONEWS-Andi Ilham

Saturday, 20 September 2014 01:10
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

PASANGKAYU - Calon jamaah haji (calhaj) tertua dari Sulawesi Barat (Sulbar) tahun ini bernama Madudin. Jamaah tertua dengan usia (95) tahun itu merupakan warga Desa Singgani, Kecamatan Lariang, Kabupaten Mamuju Utara (Matra).

Meski usianya hampir mencapai satu abad, namun Madudin mengaku siap untuk menunaikan Rukun Islam ke lima ini.

"Mudah-mudahan saya diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini,”ujar Madudin, sesaat sebelum bertolak menuju Bandara Sis ALjufri Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (19/9).

Di usianya yang mencapai 95 tahun, dirinya tidak khawatir dengan cuaca panas dan virus ebola yang melanda negara bagian timur itu.

Dia mengatakan, niatnya untuk ke tanah suci adalah semata untuk beribadah. Sehingga, keselamatan dirinya dia serahkan kepada yang maha kuasa.

Kesempatan Madudin untuk menunaikan ibadah haji tahun ini terbilang cukup cepat jika melihat daftar tunggu yang sangat banyak. Madudin mendapat giliran berangkat setelah menunggu kurang lebih selama tiga tahun.

“Saya mendaftar pada 2011. Alhamdulilla, di usia saya yang sudah jauh ini masih diberikan kesempatan. Sehingga, kesempatan ini saya tidak akan sia-siakan untuk beribadah di tanah suci,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Mamuju Utara (Matra), Agus Abo Djiwa yang melepas rombongan jemaah haji diwilayah Matra mengakui bahwa Madudin tidak hanya menjadi tertua di Matra di antara calhaj yang berangkat, tetapi tertua dari seribu lebih jemaah haji di Sulbar tahun ini.

Dia berharap, agar warganya yang menunaikan ibadah haji tetap menjaga kebersamaan selama beribadah, dan saling menengok antara satu sama lain. Khususnya pada jemaah yang sudah usia lanjut.

“Tugas jemaah yang muda tidak semata untuk kepentingan dirinya dalam menjalankan ibadah, tapi juga diharapkan bisa menjaga teman khususnya yang usia lanjut. Karena, itu juga adalah bagian dari ibadah,”ujarnya.

Sementara itu, di Kabupaten Polewali Mandar, kurang lebih 400 calhaj juga sudah diberangkatkan menuju Makassar. Dilepaskan secara resmi oleh Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar.

Pada pelepasan calhaj Polman, Andi Ibrahim meminta kepada para calhaj untuk senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan selama berada di tanah suci. SINDONEWS-Andi Indra

Saturday, 20 September 2014 01:09
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

MAKASSAR - Dua anggota ditusuk saat berada di lokalisasi di Jalan Nusantara, Pelabuhan Makassar. Keduanya adalah Brigpol Satriawan, petugas Unit Intelkam Polres Pelabuhan Makassar, dan Brigpol Dion, anggota Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Selain anggoa polisi, seorang warga juga terkena tusuk, namun tidak parah. Usai mendapat tusukan badik tersebut, kedua polisi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Stella Maris. Aksi penusukan terjadi sekira pukul 03.30 Wita.

Informasi dari Polres Pelabuhan, Brigpol Satriawan mengalami luka tusuk di bagian ketiak. Sedangkan Brigpol Dion, mengalami luka gores di perutnya.

Keduanya menjadi korban penusukan seorang yang sedang mabuk dan mengamuk usai minum minuman keras, di salah satu kafe di lokaliasasi tersebut. Sementara pelaku diketahui bernama Adi, warga Jalan Monginsidi.

"Usai melukai korbannya, pelaku langsung kabur melarikan diri," ujar Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Amiruddin, kepada wartawan, Jumat (19/9/2014).

Ditambahkan dia, kedua anggota polisi itu ke lokasisasi setelah mendapat laporan warga di Jalan Nusantara tentang adanya keributan. Kebetulan, lokasi prostitusi dengan Mapolres Pelabuhan cukup dekat.

Saat melihat pelaku berseteru dengan salah seorang warga, yakni Djafar alias Bangko, kedua anggota polisi itu langsung berusaha melerai. Namun nahas, keduanya malah ditusuk oleh pelaku.

"Dua orang saksi berhasil diamankan, dan sedang diperiksa. Istri pelaku juga sudah dimintai keterangannya. Adapun pelaku kini sudah dilakukan pengejaran, dan sudah tidak berada lagi dirumahnya," ungkap Amiruddin.

Dia melanjutkan, saat ditusuk, kedua anggota polisi tersebut berpakaian preman dengan dilengkapi senjata. Namun, situasi yang tidak terkendali, hingga keduanya mendapatkan tikaman secara tiba-tiba.

Atas kejadian itu, Petugas Unit Polres Pelabuhan disebar melakukan perburuan kepada pelaku dan sebelumnya meminta agar keluarga pelaku menyerahkannya di Mapolres Pelabuhan atau di Polsek terdekat. SINDONEWS-Andi Ilham

Saturday, 20 September 2014 01:05
Published in BERITA TERKINI
Written by
Read more...

2013 © Makassar Terkini. All rights reserved.

Top Desktop version