MAKASSAR – Pengumuman hasil seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) serentak diumumkan Sabtu (17/7). Untuk keperluan tersebut,sejumlah pimpinan PTN di Sulsel hari ini akan mengikuti rapat di Jakarta.
Rektor Unhas Idrus A Paturusi mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, hasil pengumuman sudah diserahkan ke masing-masing pihak universitas, sehari sebelum pengumuman berlangsung.”Sesuai jadwal,pengumuman SNMPTN dilaksanakan Sabtu (17/7), tetapi biasanya Jumat malam sudah kami terima,” katanya.
Tahun ini,kuota SNMPTN yang akan diterima Unhas sebanyak 4.000 mahasiswa, jumlahnya lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Hasilnya akan dilihat Sabtu mendatang, apakah kursi yang ditetapkan terpenuhi atau tidak tergantung hasil pengumuman. Selain SNMPTN, masih ada jalur JPPB dan JNS.
Kedua jalur masuk Unhas ini hasilnya sudah diumumkan sehingga jumlah mahasiswa yang akan diterima pada 2010 berkisar 4.500.Dari data tahun lalu, kuota SNMPTN Unhas menetapkan 3.500 dan yang lulus 3.632, jumlahnya memenuhi kuota. ”Tahun ini kami juga berharap bisa penuhi kuota,”ujarnya kemarin.
Sebelumnya Kabag Humas Unhas Dahlan Abubakar menyatakan, untuk mereka yang dinyatakan lulus SNMPTN, pendaftaran ulangnya dilaksanakan pada 2–12 Agustus 2010, bersamaan dengan registrasi mereka yang dinyatakan lulus melalui jalur nonsubsidi (JNS).
Adapun syarat pendaftaran ulang, peserta harus memperlihatkan ijazah asli, hasil ujian nasional (UN) asli, kartu tes asli dan kartu identitas yang digunakan saat mendaftar sebagai peserta tes, pasfoto 2x3 cm dan 4x6 cm masing-masing dua lembar,dan meterai Rp6.000. Khusus mereka yang dinyatakan lulus dan menggunakan paket C,membawa rapor kelas I,II,dan III untuk tahun yang tamat pada 2008 dan 2009. Sementara yang nonpaket C, yang diterima adalah pemegang ijazah 2008,2009,dan 2010.
Unhas Buka Program Kedokteran Hewan
Sementara itu, Unhas pada tahun akademik 2010/2011 membuka program studi Kedokteran Hewan. Program studi ini masih berada di bawah Fakultas Kedokteran. Dengan terbukanya program studi ini,Unhas termasuk Lembaga Pendidikan Kedokteran Hewan ke- 7 di Indonesia dan pertama di kawasan timur Indonesia (KTI).
Program studi ini dimulai tahun akademik 2010/2011 melalui kurikulum berbasis kompetensi (KBK) mengacu pada pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student centered learning). Dosen Fakultas Kedokteran Unhas Prof Dr drh Lucia Muslimin menjelaskan,lembaga baru ini mengusung visi menjadikan pendidikan kedokteran hewan sebagai pusat pendidikan, pengembangan riset iptek medis kehewanan, zoonosis, dan pusat informasi mengenai One World One Health bagi masyarakat berbasis kemandirian. (andi amriani)