A+ R A-

Lima Paket Soal UN Disiapkan

MAKASSAR– Dinas Pendidikan (Disdik) menyiapkan lima paket soal berbeda untuk ujian nasional (UN) yang digelar Senin (18/4).

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan yang kerap terjadi pada pelaksanaan UN. Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdik Makassar Ismunadar mengatakan, dengan adanya lima paket soal berbeda tersebut, kemungkinan siswa untuk bekerja sama dalam menjawab pertanyaan sangat sulit dilakukan, termasuk jika ada kebocoran soal. “Sangat kecil kemungkinan jika ada kecurangan atau siswa bekerja sama dalam menjawab pertanyaan karena ada lima soal acak yang diberikan kepada siswa,”kata dia kemarin. Selain itu,untuk mengantisipasi kecurangan itu, guru bidang studi yang diujikan, dilarang menjadi pengawas,baik di sekolahnya sendiri maupun di sekolah lain.

Untuk pengawasan, setiap ruangan ujian minimal akan diawasi dua petugas yang terdiri atas guru sekolah ditambah pengawasan dari pihak keamanan dan sekolah bersangkutan. Sementara itu,Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulsel menjamin pelaksanaan UN 2011 bebas dari kebocoran soal ujian.Diknas akan melakukan pengamanan ekstraketat,mulai proses pencetakan materi ujian bagi para siswa SD hingga SMA/SMK hingga pendistribusian ke tangan siswa. Pemprov Sulsel juga telah bekerja sama dengan petugas Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar untuk mengawal percetakan hingga pendistribusian soal UN, aparat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, serta Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai penanggung jawab soal ujian SMA dan madrasah aliyah.

“Pada dasarnya kami siap karena ini kanmomen setiap tahun. Kami jamin tak ada kebocoran soal,termasuk joki.Saya juga imbau siswa tidak terpengaruh soal isu kebocoran soal. Pengamanan tahun ini sangat ketat,” ujar Kadisdik Sulsel A Patabai Pabokori kemarin. Untuk pengawasan jalannya ujian di setiap sekolah, juga akan lebih diperketat sehingga dia menjamin UN pada tahun ini berjalan seperti yang direncanakan sebelumnya. Jadwal UN SMA/SMK akan digelar 18–21 April 2011,SMP digelar 25–28 April,sedangkan UN tingkat SD digelar pada 10–12 Mei. Jadwal tersebut tidak pernah mengalami perubahan dan telah disetujui Pemerintah Pusat.

Satu-satunya yang menjadi kendala jalannya UN di Sulsel, yakni belum cairnya anggaran alokasi Rp16 miliar untuk penyelenggaraan UN di 24 kabupaten/ kota di Sulsel dari Pemerintah Pusat. Meski demikian, dia berkilah anggaran tersebut bisa dicairkan setelah digelarnya UN secara serentak. “Sebenarnya itu bukan kendala. Percetakan soal akan ditanggung perusahaan percetakan dulu. Nanti baru kami ganti. Ujian sekolah itu dibiayai dulu sekolah masing-masing,” pungkas Patabai.

Sekretaris Disdik Sulsel Abdul Jabbar menyatakan akan terjadi perubahan format UN 2011 ini.Perubahan itu, yakni tidak akan ada lagi ujian ulang bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus.   SI
Secured by Siteground Web Hosting