A+ R A-

Penggusuran- Lagi, Pedagang Pelabuhan Mengadu ke Dewan

MAKASSAR – Pedagang Kaki Lima (PKL) Pelabuhan Soekarno Hatta kembali mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar kemarin.

Mereka mengadukan nasibnya yang tergusur proyek pembangunan gudang oleh PT Pelindo Makassar. KordinatorAliansi Pendamping Pedagang Asmin Syarif menjelaskan,kedatangan PKL ke DPRD untuk menyikapi surat edaran yang diterbitkan PT Pelindo Wilayah IV Makassar pada 28 Agustus terkait relokasi pedagang di dalam kawasan pelabuhan. “Kami menilai, edaran itu sangat merugikan pedagang. Apalagi lahan itu dipergunakan untuk pembangunan gudang dimana area itu merupakan fasilitas public khususnya pengguna jasa pelabuhan (penumpang),” jelasnya,kemarin.

Karena itu, pedagang kembali menyatakan penolakannya atas rencana relokasi PKL Pelabuhan Soekarno Hatta dan menolak pembangunan gudang penyimpanan mobil. Pedagang juga mendesak DPRD Makassar untuk memediasi pertemuan dengan pendamping PKL pelabuhan terkait relokasi dan pembangunan gudang parkiran. Menanggapi tuntutan pedagang, Anggota Komisi B Abdul Wahab Tahir mengatakan, dalam waktu dekat, Dewan akan memperjuangkan hak pedagang yang seharusnya diterima dari pengelola pelabuhan.Wahab juga menyatakan, tidak seharusnya pelabuhan menggusur pedagang sekalipun mereka diberikan tempat.

“Lokasi yang disiapkan tidak sesuai dengan keinginan pedagang karena letaknya tidak strategis dan bukan jalur penumpang,”katanya. Politikus Partai Golongan Karya ini mengatakan,jika mereka ditempatkan dibagian belakang, maka tidak ada lagi pembeli yang meliriknya.Atas dasar itulah dalam waktu dekat pihak DPRD akan memfasilitasi pedagang bertemu dengan pihak pelindo. SEPUTAR INDONESIA-andi amriani

Secured by Siteground Web Hosting