Celebes Culture Night
Seni budaya Sulawesi Selatan senantiasa tetap membuktikan bisa dinikmati, walau arus modernisasi begitu kencang mengalir masuk ke dalam negeriTenna Bosi Ri UlunnaAla Tenna Bosi
Nalepa Ri Todona Ala Leppa Tona
Demikian penggalan lirik yang mengiringi salah satu tarian khas Sulawesi Selatan dalam acara bertajuk “Celebes Culture Night” di Hotel Sahid Jaya Makassar pada tanggal 12 Oktober 2010.
Event seni budaya yang rutin dilaksanakan setiap bulan tersebut kali ini dipadati oleh pengunjung yang ingin menikmati langsung berbagai atraksi seni dan budaya Sulawesi Selatan yang dihadirkan malam itu di Tanjung Bira Café.
“Kegiatan ini memang merupakan agenda tetap yang rutin dilaksanakan pada minggu kedua dan terakhir setiap bulan dengan menampilkan berbagai tarian dari Sulawesi Selatan. Untuk malam ini kami mengangkat tema masih sekitar budaya Sulawesi,” jelas Nuri, PR Hotel Sahid Makassar mengomentari perhelatan budaya tersebut.
Kalau pada bulan sebelumnya menampilkan Tari Ma’badong yaitu tari kedukaan dari Tana Toraja, maka pada bulan ini ditampilkan tiga tarian khas Sulawesi Selatan, yaitu Tari Empat Etnis, Tari Tongkonan dan Tari Kreasi Baru yang merupakan perpaduan tari tradisional dan modern dengan mengambil gerakan dasar dari tarian legendaris Sulawesi Selatan, Pakarena.
Tidak hanya tarian, pagelaran seni budaya itu juga menampilkan pakaian adat dan kuliner khas dari daerah yang memiliki 20 kabupaten ini. Beberapa menu terasa akrab di lidah, tetapi ada juga yang benar-benar baru. Lawara Pakis Udang, Jantung Pisang Teri Medan, Batok Kelapa Muda, Buras, Kare Daun Singkong, Ayam Panggan Parape, Cumi-cumi Kambu, Sambal Udang Pete, Sambal Dabu-dabu, Raca-raca Taipan adalah beberapa di antara masakan khas Sulawesi Selatan yang disajikan malam itu.
Celebes Cultur Night merupakan apresiasi program wisata budaya yang dicanangkan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Sulawesi Selatan dengan harapan kegiatan ini dapat memperkuat jati diri masyarakat Sulawesi Selatan dan nilai-nilai budaya asli daerah ini dapat tetap dilestarikan (SALMAWATI)












